Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Keluarga Siswi SMPN 1 Pujut Tolak Berdamai, Proses Hukum Dilanjutkan

Keluarga Siswi SMPN 1 Pujut Tolak Berdamai, Proses Hukum Dilanjutkan
Junaidi, Paman siswi SMPN 1 Pujut korban pengeroyakan

SUARALOMBOKNews – Lombok Tengah | Pihak keluarga Siswi Kelas VIII SMP Negeri 1 Pujut berinisial Baiq N yang menjadi korban pengeroyokan dan penganiyayaan yang diduga dilakukan oleh Siswi dari SMPN 1, 2 dan 3 Pujut, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menolak untuk menempuh jalur Perdamaian.” Silakan pihak sekolah menyelesaikan persoalan itu dengan cara di sekolah, tetapi penegakan hukum harus tetap jalan,” tegas Junaidi, Paman dari Baiq N siswi SMPN 1 Pujut korban Pengeroyokan dan penganiyayaan, Kamis (14/3/2019).
Junaidi mengatakan, pihak keluarga telah mengadukan aksi pengeroyokan dan penganiyayaan terhadap anak saudaranya tersebut yang diduga dlakukan oleh Siswi dari SMPN 1, 2 dan 3 Pujut ke Polres Lombok Tengah.”Sudah kami laporkan, tinggal menungu tindak lanjut dari Unit PPA,”katanya.
Dalam Video pengeroyokan dan penganiyayaan terhadap anak Saudaranya itu, lanjut Junaidi, korban dipukul diduga oleh sejumlah sisiwi dari SMPN 1, 2 dan 3 Pujut di pintu masuk Lapangan Mandalika di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.” Kejadiannya bulan Februari lalu, tetapi baru sekarang terbongkar. di Video yang mereka (siswi terduga pelaku) rekam itu, ada tiga siswi yang melakukan pemukulan. Dan yang sangat kami sayangkan, sekitar 15 siswi yang ada di lokasi bukanya melerai, malah merekam aksi pemukulan itu,”kesalnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang menegaskan akan memproses kasus dugaan pengeroyokan dan penganiyaan terhadap siswi SMPN 1 Pujut asal Dusun Ujung, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah itu sesuai dengan peraturan perudang – undangan yang berlaku.” Kalau tidak ada perdamaian, pasti proses lanjut,” ujarnya. [slNews – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan