Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kadis Sosial Disemprot Kades, Sekda Lombok Tengah Minta Maaf

Kadis Sosial Disemprot Kades, Sekda Lombok Tengah Minta Maaf
Sekda Lombok Tengah, HM. Nursiah, Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Haris Dinzah, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Praya, Feby Rudi dan Kadis Sosial, Baiq Sri Hastuti Handayani, memimpin rapat penjelasan teknis tentang Basis Data Terpadu (BDT) dan Beras Sejahtera (Rastra) bersama Kades se Lombok Tengah di Ruang Rapat Tastura I Kantor Bupati Lombok Tengah, Sabtu (9/3/2019)

SUARALOMBOKNews – Lombok Tengah | Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) merasa kecewa terhadap kinerja Kepala Dinas Sosial Lombok Tengah, Baiq Sri Hastuti Handayani, terkait dengan Basis Data Terpadu (BDT) dan Beras Sejahtera (Rastra) yang tidak sesuai dengan kondisi Masyarakat.”Kami kecewa dengan Ibu Kadis Sosial yang menyatakan ‘Desa mau terima atau tidak terima (BDT dan Rastra) saya tidak masalah’. Kok bisa pejabat publik berbicara seperti itu,”kesal Kades Selebung, Kecamatan Batukliang, Agus Kusuma Hadi pada acara Rapat penjelasan teknis tentang Basis Data Terpadu (BDT) dan Beras Sejahtera (Rastra) bersama Kades se Lombok Tengah di Ruang Rapat Tastura I Kantor Bupati Lombok Tengah, Sabtu (9/3/2019).
Basis Data Terpadu (BDT) dan Beras Sejahtera (Rastra) ditolak para Kades karena tidak sesuai dengan kondisi Masyarakat. Kades pun tidak mau menerima penyaluran Rastra.”Ini akan jadi Darurat Sosial di tengah – tengah masyarakat, karena masyarakat miskin tidak terdaftar kedalam BDT Rastra, dan anehnya masyarakat Kaya yang terdaftar. Ini akan menjadi Gejolak di masyarakat, untuk itu BDT harus diperbaiki,”pinta Agus
Rapat penjelasan Teknis BDT dan Rastra itu dipimpin langsung Sekda Lombok Tengah HM. Nursiah bersama Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Haris Dinzah, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Praya, Feby Rudi dan Kadis Sosial, Baiq Sri Hastuti serta di hadiri oleh seluruh Kades se Lombok Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Lombok Tengah, HM. Nursiah menyampaikan permohonan maaf kepada para Kades terkait dengan pernyataan Kadis Sosial Lombok Tengah tersebut.”Dalam berkomunikasi ada teorinya, kalau berhadapan dengan Audiens seperti ini (rapat dengan kades) bagimana seninya, dan tidak semua bisa berkomikasi seperti itu. Saya minta maaf dan akan kita perbaiki semua,”ucapnya.
Untuk itu Sekda berharap, kisruh BDT Rastra bisa diambil hikmanya untuk dijadikan bahan perbaikan, sehingga persoalan BDT Rastra tidak bekepanjangan.” Intinya bagimana kita mengambil hikma dari situasi ini, bagaimana kita berkomitmen memperbaiki data. Dinas sosial tentu lebih Responsif, Intensif dan proaktif, sehingga persoalan BDT Rastra ini klear,”ujar HM. Nursiah. [slNews – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan