Jumlah Klaster Gowa Yang Reaktif Covid-19 di Lombok Tengah Jadi 60 Orang

Jumlah Klaster Gowa Yang Reaktif Covid-19 di Lombok Tengah Jadi 60 Orang
Suasana Lokasi Karantina Covid-19 Klaster Gowa di eks Kantor Bupati Lombok Tengah, NTB, Rabu siang (15/04/2020)

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Jumlah Jemaah asal Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sempat mengikuti  Tabligh Akbar Ijtima Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) beberapa waktu lalu, yang hasil Rapid Tes Reaktif Virus Corona atau Covid-19 terus bertambah.
Sebelumnya, hasil Rapid Tes Covid-19 yang dilakukan terhadap 101 orang Jamaah Klaster Gowa pada Selasa (14/04/2020), sebanyak 32 orang dinyatakan Reaktif. Dan hasil Rapid Tes Covid-19 yang kembali dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Covid1-19 pada Rabu (15/04/2020) terhadap 80 orang Klaster Gowa, sebanyak 28 orang dinyatakan Reaktif.”Dari 32 orang ada tambahan hari ini 28 orang yang hasil Rapid Tesnya Reaktif. Jadi total Klaster Gowa yang hasil Rapid Tesnya Reaktif sebanyak 60 orang,”ungkap Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah, H. Omdah, Rabu, (15/04/2020).
Saat ini 60 orang Klaster Gowa yang hasil Rapid Tesnya Reaktif tersebut tengah menjalani Karantina di eks Kantor Bupati Lombok Tengah.”Semuanya sudah di Karantina di eks Kantor Bupati,”kata H. Omdah
Setelah menjalani Rapid Tes, 60 orang Klaster Gowa itu akan menjalani pengambilan Sempel Swab di Laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Lombok Tengah pada hari Kamis, 16 April 2020.”Jadwal Swab besok (kamis -red) di RSUD Praya. dan Hasil Swab akan kita kirim ke Provinsi NTB, untuk menentukan apakah yang bersangkutan (Klaster Gowa) Positif atau Negatif dari Covid-19,”ucap H. Omdah.
Selama menjalani Karantina di eks Kantor Bupati Lombok Tengah, lanjut H. Omdah, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lombok Tengah akan menanggung biaya makan minum para Klaster Gowa yang hasil Rapid Tesnya Reaktif tersebut.” Makan minum kita tanggung, termasuk memberikan pelayanan kesehatan secara khusus dan memberikan Vitamin selama melakukan Karantina 14 hari. Fasilitas di lokasi Karantina juga sudah kita siapkan, mulai dari tempat tidur, WC/Kamar Mandi, dan tempat Ibadah,”tuturnya.
Saat ini kata H Omdah, masih ada sebagian Klaster Gowa yang belum melakukan Rapid Tes.”Dari data yang ada jumlah Klaster Gowa ada 218 orang yang tersebar di sejumlah Kecamatan. Dan besok (Kamis) ditargetkan semuanya sudah di Rapid Tes,”ujarnya. [slNEWS – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan