Jelang Natal dan Tahun Baru, Ribuan Liter Miras dan Knalpot Racing di Musnahkan

Jelang Natal dan Tahun Baru, Ribuan Liter Miras dan Knalpot Racing di Musnahkan

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Ribuan botol minuman keras (Miras)  pabrikan dan Miras Tradisional hasil operasi kepolisian yang ditiangkatkan (K2YD) Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) diimusnahkan.
Pemusnahan barang haram dan Knalpot Racing itu dilakukan di halaman Mapolres Lombok Tengah, usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Gatarin 2018,Jumat, (21/12/2018)
Pemusnahan Ribuan Liter Miras Pabrikan dan Tradisional itu dilakukan dengan cara dituang kedalam Drum berukuran besar.
Pemusnahan barang haram dan Kenalpot Racing itu dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Tengah AKBP. Budi Santosa.
Pemusnahan sendiri dilakukan oleh jajaran Forkompinda Lombok Tengah, Tokoh Agama, Masyarakat, Pemuda dan Kepala SKPD Terkait Lingkup Pemkab Lombok Tengah.
Kapolres Lombok Tengah AKBP Budi Santosa menjelaskan, jumlah Miras pabrikan atau bermerek yang dimusnakan sekitar 350 botol. Sedangkan jumlah Miras Tradisional jenis Tuak dan Brem yang dimusnahkan sebanyak 3600 liter atau sekitar 3,6 ton.“Semua barang bukti (BB) yang dimusnahkan ini merupakan hasil operasi kepolisian yang ditingkatkan jelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru, dan ini hasil seluruh jajaran Kasat dan Polsek,” ungkapnya.
Ratusan Botol Miras Pabrikan dan ribuan Liter Miras Tradisional jenis Tuak dan Brem yang dimusnakan itu disita dari sejumlah penjual Miras yang tidak mengantongi Izin edar.
Selain karena tidak memiliki izin edar, penyitaan Miras Pabrikan dan Tradisional itu dilakukan guna menekan angka keriminalitas menjelang Natal dan tahun baru.”Kita juga tidak hanya memusnahkan Miras, akan tetapi kenalpot Recing hasil sitaan Satlantas juga ikut kita musnahkan,”ungkap AKBP Budi.
AKBP Budi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menjual Miras tanpa izin edar yang diterbitkan Pemerintah Daerah.”Kami mengimbau agar miras tersebut dijual dan dikonsumsi pada tempat dan semestinya,” imbaunya.
Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Lombok Tengah, AKP Dhavid Shidiq mengatakan, Miras yang dimusnahkan itu merupakan hasil operasi kepolisian yang ditingkatkan beberapa hari ini.  Dengan tujuan untuk menekan peredaran miras di wilayah Lombok Tengah. “Karena selama ini memang banyak laporan dari masyarakat menyebutkan ada oknum Masyarakat menyediakan dan menjual Miras secara Ilegal,”ungkapnya.
Dengan K2YD, diharapkan angka kriminalitas bisa berkurang. Selain itu bisa meminimalisir angka kejahatan yang terjadi di wilayah objek wisata yang dominan pemicunya adalah dari faktor minuman keras berkadar alkohol tinggi.“Setelah opersi digelar, kami berharap agar suasana  di Daerah kita ini aman dan nyaman. Seperti kita ketahui selama ini banyak tindak kriminal terjadi berawal dari mengkonsumsi minuman keras, dan Narkoba, hal itu yang ingin kami berantas agar pengembangan pariwisata bisa berjalan lancar,” harap AKP Dhavid
AKP. Dhavid menegaskan, penindakan miras tetap menjadi salah satu prioritas dalam mengantisipasi penyakit masyarakat serta mengantensi kriminlitas karena miras.“Kita tetap melakukan razia pada peredaran miras. Ini demi keamanan masyarakat dan kepada para penjual miras ini tentu akan diberikan tindak sesuai dengan UU yang berlaku,” ujarnya. [slNews.com – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan