Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Jelang Kedatangan DPP Gerindra, Warga Desa Tanak Awu Siaga Satu

Jelang Kedatangan DPP Gerindra, Warga Desa Tanak Awu Siaga Satu

Tokoh Masyarakat Desa Tanak Awu Kecamatan Pujut Lombok Tengah, Siaga Satu Menjelang Kedatangan DPP Gerindra di LIA”

Lombok Tengah, SuaraLombokNEWS.com | jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dikabarkan akan datang untuk menghadiri pelantikan Ketua DPD Partai Gerindra NTB Ridwan Hidayat, yang direncanakan akan di gelar pada Tanggal, 30 April 2017 di Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ridwan Hidayat dilantik menjadi Ketua DPD Gerindra NTB menggantikan Willgo Zainar.

Namun pelantikan Ridwan Hidayat menjadi Ketua DPD Gerindra itu tidak berjalan mulus,karena adanya penolakan dari Kader Partai Berlambang Kelapa Burung Garuda itu.

Bahkan berhembus kabar, akan ada aksi demo dan penghadangan kedatangan jajaran DPP Gerindra di Lombok Internasional Air Port (LIA) Desa Tanak Awu Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng).” Informasinya ada orang dari luar mau Demo di Bandara,. Itu tidak kami inginkan, Kami ingin Bandara Aman, karena Desa Tanak Awu Desa yang Damai,” ungkap Lalu Masrin Ketua Adat Desa Tanak Awu, Jum’at, (28/4/2017).

Selaku desa Lingkar Bandara LIA, masyarakat Desa Tanak Awu memiliki kewajiban untuk menjaga Situasi Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di kawasan Bandara LIA.” terlepas dari Politik, siapapun yang datang  ke NTB, baik itu tokoh Nasional maupun Partai, kita ucapkan selamat Datang di Desa Tanak Awu. Katanya ada yang mau Demo dibandara, kalau mau Demo silakan saja, tetapi bukan berhadapan dengan Polisi,melainkan akan berhadapan dengan kami, karena kami mau Damai,” kata Lalu Masrin.

Informasi yang ia terima, aksi demo di Bandara itu, terkait dengan kedatangan DPP salah satu Partai yang akan menghadiri pelantikan Ketua DPD Partai di Mataram.” Katanya akan mendemo kedatangan DPP salah satu Partai. Aksi demo itu tidak kami inginkan, kalau mau demo silakan di Mataram atau di lokasi Pelantikan, jangan Demo di Bandara,” ucap Lalu Masrin.

Dengan berhembusnya informasi akan ada aksi demo menolak kedatangan DPP Gerindra di Bandara LIA itu, masyarakat Desa Tanak Awu Kecamatan Pujut Loteng, menetapkan siaga satu selama tiga hari tiga malam, yakni terhitung dari Tanggal, 28 – 30 April 2017.” Karna ada informasi ada orang yang mau Demo, kami siaga selama 3 hari,” ujar Lalu Masrin.

Jika sampai ada aksi demo di Bandara LIA, masyarakat Desa Tanak Awu akan bersikap tegas.” Siapapun yang membuat keonaran maka akan berhadapan dengan masyarakat Desa Tanak Awu. Untuk itu jangan Demo di Bandara, kalau mau demo silakan di Mataram, jangan di Bandara,” ujar Lalu Abdul Hak Ketua Badan Keamanan Desa (BKD) Tanak Awu. (slNEWS.com – rul)

No Responses

Tinggalkan Balasan