Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Internasional Nilai Budaya Melalui Permainan Tradisi dan Dongeng Digelar di Lombok Tengah

Internasional Nilai Budaya Melalui Permainan Tradisi dan Dongeng Digelar di Lombok Tengah

SUARALOMBOKNEWS.COM – LOMBOK TENGAH | Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Pendidikan, Lombok Tengah bersama , Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI menggelar acara Internasional Nilai Budaya melalui Permainan Tradisi dan Dongeng atau Cerita Rakyat, di Bencingah Adi Guna Alun – alun Tastura, Praya, Lombok Tengah, Minggu pagi, (22/7/2018)

Kegiatan  Internalisasi Nilai Tradisi Melalui Permainan Tradisional Anak dan Dongeng itu akan dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal, 22 – 23 Juli 2018, yang akan diikuti oleh Siswa/Siswi tingkat SD, SMP dan Anak Jalan se – Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kegiatan tersebut bertujuan  untuk  memberikan pemahaman budaya kepada  para siswa, melestarikan warisan budaya serta meningkatkan apresiasi terhadap keragaman budaya bangsa dan menanamkan nilai-nilai tradisi yang terkandung di dalamnya.“Semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkala dan bukan hanya sebatas pada KabupatenLombok Tengah, tetapi juga mengundang daerah lainnya sehingga Lombok Tengah dapat menjadi pusat pelestarian tradisi,” ungkap Direktur Jenderal Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi, Kemendikbud RI Adia Supriatno.

Kegiatan Internalisasi Nilai Tradisi Melalui Permainan Tradisional Anak dan Dongeng, dibuka Bupati Lombok Tengah HM. Suhaili FT, SH yang diwakili Sekda Lombok Tengah HM. Nursiah.

Dalam sambutannya, Sekda Lombok Tengah HM. Nursiah menyampaikan, dilaksanakannya acara Internalisasi Nilai Tradisi Melalui Permainan Tradisional Anak dan Dongeng, bertujuan untuk mempertahankan nilai – nilai Budaya Bangsa sedini mungkin, dengan menanamkan nilai – nilai budaya lama yang Positif kepada anak , melalui Cerita Rakyat atau dogeng, dan melalui permainan – permainan Tradisional.” Diharapkan melalui kegiatan ini bisa terbentuknya kharekter anak untuk kedepannya, karna anak inilah yang akan melanjutkan pembangunan bangsa,”ujar HM. Nursiah.

Pembukaan acara Internalisasi Nilai Tradisi Melalui Permainan Tradisional Anak dan Dongeng 2018, ditandai dengan pemukulan Beduk oleh Direktur Jenderal Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi, Kemendikbud RI Adia Supriatno, dan Sekda Lombok Tengah HM. Nursiah.

Hadir dalam acara pembukaan Internalisasi Nilai Tradisi Melalui Permainan Tradisional Anak dan Dongeng 2018, Ketua DPRD Lombok Tengah H. Ahmad Puaddi FT, Kapolres Lombok Tengah AKBP. Kholilur Rochman, dan para Kepala Satuan Kerja Pelayanan Masyarakat (SKPM) Lombok Tengah. [slNews – win]

No Responses

Tinggalkan Balasan