Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Ini Jurus Bupati Lombok Tengah Lawan Sampah

Ini Jurus Bupati Lombok Tengah Lawan Sampah
Bupati Lombok Tengah H. Moh Suhaili FT

SUARALOMBOKNews – Lombok Tengah | Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Moh. Suhaili FT, SH mengatakan, persoalan sampah di Kabupaten Lombok Tengah harus ditangani dengan serius dan sugungguh – sungguh, terlebih lagi, bagian selatan Lombok Tengah telah menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kuta, di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, yang pada tahun 2021 akan dijadikan sebagai lokasi pelaksanaan balap motor bergensi MotoGP.”Untuk itu penanganan Sampah harus secara Simultan, ada jangka pendek dan ada jangka panjang. Karekter masyarakat juga harus dirubah, jadi harus ada gerakan bersama tidak bisa satu pihak saja,” kata H.Moh Suhaili FT, Jumat (15/3/2019).
Gerakan secara bersama – sama yang dimaksud oleh Bupati Lombok Tengah dua Periode itu, yakni dengan memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat terkait dengan penanganan dan pengelolaan sampah, baik itu sampah Organik maupun non Organik.”Bentuk gerakannya  bagaimana mensosialisasikan pengelolaan dan penanganan Sampah dengan melibatkan masyarakat, mulai dari Pribadi, Keluarga dan lingkungan sekitar. Sehingga masyarakat disiplin membuang sampah pada tempatnya. Pendekatan untuk membangun karakter, membangun Pola Pikir dan membangun kesadaran masyarakat juga harus ada kemauan secara bersama – sama tidak bisa sendiri – sendiri. Tidak ada artinya Pemerintah berkoar – koar ada Launching dan sebagainya, tapi masyarakat sendiri tidak ada gerakannnya, ya susah juga,”ungkap H. Moh Suhaili FT.
Salah satu trobosan yang akan dilakukan Pemkab Lombok Tengah, lanjut H. Moh Suhaili, akan membagikan Kantong Plastik kepada masyarakat. Kantong – kantong Plastik y itu nantinya akan digunakan oleh masyarakat sebagai tempat menampung sementara Sampah, khususnya sampah yang bersumber dari Rumah Tangga, sebelum diangkut oleh petugas kebersihan untuk dibuang ke Tempat Pengbuangan Akhir (TPA). Dan dalam waktu dekat ini , program itu akan diawali dari dalam  Kota Praya.” Nanti masyarakat dimasing – masing Lingkungan akan kita bagikan Kantong Plastik untuk menampung sampah organik maupun non Organik. Sehinga sampah tidak menumpuk di sembarangan tempat dan tidak berserakan kemana – mana. Untuk tahap awal, dalam waktu dekat akan kita laksanakan di dalam Kota Praya,”ujarnya. [slNews – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan