Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Ini Identitas 14 ABK Kargo Yang Tenggelam di Perairan Bali – Sumbawa

Ini Identitas 14 ABK Kargo Yang Tenggelam di Perairan Bali – Sumbawa

SUARALOMBOKNEWS.COM – Mataram | Kapal Kargo Multi Prima I, tenggelam di perairan Bali-Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, (NTB) pada Kamis, (22/11/2018).
Kapal Kargo yang mengangkut bahan – bahan Bangunan itu berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan 14 Anak Buah Kapal (ABK).
Dari 14 ABK, baru 7 orang ABK yang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Sedangkan 7 orang ABK dinyatakan masih hilang.
Dari informasi yang dihimpun, tujuh ABK yang selamat, yakni Bob Chris Butarbutar (26), Rahmatulloh (27), Debiyallah Sastria (27), Zainal Arifin (21), Benyamin Henuk (34), Haji Jamaludin (20), dan Aldy Hidayat (18).
Sementara tujuh ABK yang dinyatakan masih hilang, yakni Syamsul Salda (38), Pande (67), Riski (26), Sutrisno (57), Soni Kancil (41), Philipus Bay (43), dan Trasius alias Joi (35) yang merupakan nahkoda kapal.
Kepala Kantor SAR Mataram, I Nyoman Sidakarya mengatakan, pihaknya akan menerjunkan tim ke lokasi dengan menggunakan Kapal Reschue Boat 220 Mataram, (NTB) untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap tujuh ABK lain yang dilaporkan hilang.”Kami akan menggerakan Kapal RB 220 Mataram besok jam 5 pagi untuk melakukan penyisiran. Mudah-mudahan bisa ditemukan,” kata Nyoman, Sabtu (24/11/2018)
Nyoman mengungkapkan, kejadian tenggelamnya Kapal kargo Multi Prima I itu terjadi pada Kamis (22/11). Namun justru baru dilaporkan ke pihak SAR tadi sore.”Baru dapat laporan dari Surabaya tadi sore jam 15.00. Nah itu kok baru dilaporkan. Karena itu tadi sore kami langsung laksanakan aksi seperti apel dan persiapan operasi,”ungkapnya.
Nyoman menjelaskan, tujuh ABK yang selamat sudah dibawa ke Pelabuhan Tanjung Tembaga, Probolinggo. Ke tujuh ABK yang selamat itu dalam kondisi lemas dan syok.
Kapal tersebut, lanjut Nyoman, berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal tersebut dilaporkan membawa bahan-bahan bangunan.
Dalam pencarian nanti, Tim SAR juga akan memantau kondisi cuaca di sekitar lokasi. Karena tadi sore cuaca di perairan lokasi Kapal Kargo itu tenggelam sangat tidak bersahabat.”Cuaca tadi sore tinggi gelombang sampai 1-2 meter,”ujar Nyoman.
Belum diketahui pasti apa penyebab Kapal Multi Prima I karam dalam perjalanan dari Surabaya ke Waingapu tersebut. [slNews.com – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan