Ini Hasil Ops Zebra Gatarin 2019 Dihari Kedua di Lombok Tengah

Ini Hasil Ops Zebra Gatarin 2019 Dihari Kedua di Lombok Tengah
Kasat Lantas Polres Lombok Tengah, AKP Marully Rachmat Azwar saat memeriksa kelengkapan salah seorang pengemudi kendaraan roda empat pada pelaksanaan hari kedua Ops Zebra Gatarin 2019 di Bypass LIA di wilayah Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Kamis pagi (24/10/2019)

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menilang sebanyak 153 pengendara roda dua dan roda empat di hari kedua Operasi Zebra dengan nama sandi Zebra Gatarin 2019 di Bypass Lombok Internasiona Airport (LIA) di wilayah Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Kamis pagi (24/10/2019).
Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Lombok Tengah, AKP Marully Rachmat Azwar, SH. SIK menyampaikan, giat Ops Zebra Gatarin 2019 di hari kedua dilakukan pada pagi hari dengan waktu kurang dari satu jam” Hasil tadi pagi jumlah tilang 153 lembar dari pengendara roda dua dan pengendara roda empat termasuk Kendaraan Bak Terbuka yang mengangkut orang,” katanya
Ops Zebra Gatarin 2019 di hari kedua itu dipimpin langsung oleh AKP Marully dengan melibatkan Anggota Satlantas Polres Lombok Tengah, petugas Dinas Perhubungan, Sat Pol PP dan Prajurit TNI Kodim 1620/Lombok Tengah termasuk Anggota Satuan Brimob Polda NTB dan Sabhara Polres Lombok Tengah.
Sasaran Ops Zebra Gatarin 2019 di hari kedua yakni pengendara roda dua yang tidak dilengkapi dengan surat – surat kendaraan seperti STNK, SIM dan tidak mengenakan Helm standar SNI. Pegemudi kendaraan roda empat dan pengemudi Kendaraan Bak Terbuka yang mengangkut orang.”Sasaran, Kelengkapan Kendaraan, Pengendara dibawah umur, Bak Terbuka yang mengangkut orang,”ucap AKP Marully
Untuk diketahui sebelumnya, Satlantas Polres Lombok Tengah mulai melaksanakan Ops Zebra Gatarin dari hari Rabu (23/10) hingga 5 November 2019 mendatang.
Operasi Zebra 2019 ini berlangsung dalam skala nasional untuk memberikan kondisi lalu lintas yang aman, dan nyaman hingga akhir tahun mendatang.
Dalam penindakan ini akan mengacu pada Undang – undang Nomer 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).”Tujuannya demi meningkatkan kesadaran dan kepatuhan Masyarakat guna mewujudkan Kamseltibcarlantas, khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Tengah,”ujar AKP Marully. [slNEWS – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan