Gadis 15 Tahun di Lombok Timur Diperkosa Empat Orang Pria Hingga Tewas

Gadis 15 Tahun di Lombok Timur Diperkosa Empat Orang Pria Hingga Tewas

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Timur | Sungguh malang nasib yang menimpa EB warga Dusun Gerung Barat, Desa Gerung Permai, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tengara Barat (NTB).
Gadis 15 Tahun yang masih berstatus Siswi itu tewas setelah di perkosa secara bergiliran oleh 4 orang pria bejat, Jumat malam (28/12/2018).
Sebelum meninggal dunia, Korban dijemput oleh Pacarnya berinisial S untuk diajak menonton acara Musabaqah.
Sepulang menonton Musabaqoh, Korban diajak dan diminta untuk menemani Pacaranya menenggak Minuman Keras bersama tiga orang teman Pacarnya berinisial
IH alias Wan, 34 Tahun, warga Desa Muncang, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah. MK alias Bul, 23 Tahun, warga Desa Bagik Payung, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur dan AP alias Pen, 25 Tahun, warga Desa Gerung Permai, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur.
Setelah 3 orang pria termasuk Pacar korban Mabuk Miras, Korban diajak oleh Pacarnya ke sebuah perkebunan di Desa Bagik Puyung Timur, Kecamatan Suralaga, dan dialam kebun itulah korban di Perkosa oleh Pacarnya sendiri.
Setelah puas menyetubuhi Korban, S yang tidak lain merupakan pacar korban, menawarkan korban kepada tiga orang temannya untuk disetubuhi. Namun korban berontak dan menolak.
Dengan berbagai macam tipu daya, korban akhirya mau dibonceng oleh Wan dengan alasan untuk diantar Pulang. Namun ditengah perjalanan korban loncat dari motor yang di dikendarai oleh WAN, setelah mengetahui akan dibawa ke salah satu tempat untuk disetubuhi.
Akibat terjatuh dari atas Sepeda Motor, korban pingsan dengan luka lebam dibagian kepala dan Telingah.
Bukannya menolong korban, para pria bejat itu malah membawa korban dengan cara dibonceng menggunakan sepeda motor menuju arah Desa Sukarma, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur.
Sesampainya di jalan sepi, korban diurunkan di sebuah areal perkebunan dalam keadaan masih pingsan. dan didalam kebun itulah korban kembali disetubuhi secara bergiliran oleh Pen dan S yang tidak merupakan Pacar korban.
Tidak cukup sampai disitu saja,, korban kembali dibawa oleh Pen dan S menuju sebuah Gudang Mebel, dan di Gudang Mebel itu sudah menunggu Wan dan Bul. Digudang Mebel yang berada di Desa Sukarma, Kecamatan Aikmel itu, korban kembali disetuguhi secara bergiliran oleh Wan dan Bul.
Setelah puas menyetubuhi korban, Wan dan Bul membawa korban ke Puskesmas Kalijaga. Namun ditengah berjalanan Korban menghembuskan napas terahirnya.
Mengetahui korban telah meninggal dunia, Wan dan Bul panik dan mengarang cerita, sebelum membawa korban ke Puskesmas, mereka menemukan korban ditengah jalan dalam keadaan sempoyongan setelah dikejar oleh dua pria yang tidak mereka kenal.
Kapolres Lombok Timur,AKBP I Made Bagus Winarta SIK melalui Kapolsek Suralaga, IPDA Nicolas Usman saatdikonfirmasi, Minggu (30/12/2018) membenarkan Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak dan Atau Kekerasan Fisik Terhadap Anak yang mengakibatkan Korban Meninggal Dunia tersebut.
Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/963/XII/Yan.2.5/2018/NTB/RES.LOTIM, Tanggal 29 Desember 2018, Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak dan Atau Kekerasan Fisik Terhadap Anak Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia.
Kurang dari 1X24 Jam , Tim Gabungan dari Resmob Polres Lombok Timur dan Anggota Polsek Suralaga, berhasil menangkap 3 Orang pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak dan Atau Kekerasan Fisik Terhadap Anak yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia.
Ketiga Pelaku itu yakni IH alias Wan, 34 Tahun, warga Desa Muncang, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah. MK alias Bul, 23 Tahun, warga Desa Bagik Payung, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur dan AP alias Pen, 25 Tahun, warga Desa Gerung Permai, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur. Sedangkan Pacar Korban berinisial S masih buron dan saat ini masih dalam pengejaran petugas.
Ketiga Pelaku pemerkosa dan pembunuh anak dibawah umur itu ditangkap pada Sabtu (29/12/2018) sekitar Pukul 14. 30 Wita. ketiga Pelaku itu ditangkap di lokasi berbeda. Pelaku AP di tangkap dirumahnya di Desa Gerung Permai, Lombok Timur, sedangkan Pelaku Bul dan Wan di tangkap di wilayah Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur.
Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dengan cara menembak kaki tetiga pelaku, karena ketiga pelaku berusaha melawan dan berontak pada saat ditangkap.” Memang betul tiga pelaku ditangkap setelah petugas mendapatkan laporan,sedangkan satu pelaku masih belum ditangkap,” tegas IPDA Nicolas
Hal yang sama dibenarkan Kasat Reskrim Polres Lombok Timur , AKP I Made Yogi Purusa Utama, saat dikonfirmasi membenarkan juga kalau tiga pelaku dugaan pemerkosaan anak dibawah umur sudah ditangkap petugas. Setelah pihaknya mendapatkan informasi langsung menindaklanjuti dengan memburu pelaku.” Memang benar tiga pelaku telah ditangkap,satu masih dalam pengejaran,akan tapi untuk lebih jelasnya Hari senin besok akan dilakukan konfrensi pers yang dipimpin Pak Kapolres langsung,”ujarnya.
Saat ini ketiga pelaku diamankan di Mapolres Lombok Timur, sedangkan Pelaku S yang tidak lain merupakan Pacar korban masih dalam pengejaran Polisi. [slNews.com – HR]

No Responses

Tinggalkan Balasan