Dugaan Pemalsuan Akte Notaris Ponpes Cempaka Putih Naik Kelas

Dugaan Pemalsuan Akte Notaris Ponpes Cempaka Putih Naik Kelas

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Sejumlah keluarga dari pendiri Pondok Pesantren Cempaka Putih didampingi Ketua Formapi Nusa Tenggara Barat (NTB), Ihsan Ramdani mendatangi Polres Lombok Tengah, Senin (7/1/2019).
Kedatangan mereka untuk mempertanyakan terkait dengan tindak lanjut penanganan kasus dugaan Pemlasuan Akte Notaris Ponpes Cempaka Putih yang diduga dilakukan oleh Oknum anggota DPRD Lombok Tengah berinisial SF.
Kedatangan keluarga dari Ponpes Cempaka Putih itu ditemui KBO Satreskrim Polres Lombok Tengah Iptu Gede Gisiyasa.
Salah seorang anak dari pendiri Ponpes Cempaka Putih, Nisyatun Hayati mengungkapkan, Akte Notaris pendirian Ponpes Cempaka Putih itu diduga sengaja dipalsuan oleh SF oknum Anggota DPRD Lombok Tengah untuk pencairan Dana Bantuab Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2015 lalu.”Aslinya Akte Notaris itu diterbitkan Tahun 1983, dan diduga dipalsukan SF untuk pencairan dana BOS, tahun 2015,”ungkapnya.
Pihak keluarga Ponpes Cempaka Putih menyebut, oknum Anggota Dewan Lombok Tengah berinisial SF yang juga putra dari pendiri Ponpes Cempaka Putih itu diduga telah bertindak sewenang – wenang. Selain diduga memalsukan Akte Pendirian Ponpes, SF juga diguga telah melakukan penggusuran bangunan diatas lahan seluas 4000 meter persegi milik Ponpes Cempaka Putih.
Oleh SF diduga Akte Notaris Posnpes Cempaka Putih itu dipalsukan pada Tahun 2015 lalu.” Akte Notaris yang diduga dipalsukan SF tahun 2015 itu cacat hukum, terjadi penyimpangan dan bertentangan dengan KUHP,”ujar Ketua Formapi NTB, Ihsan Ramdani.
Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Lombok Tengah, Iptu Gede Gisiyasa menyampaikan, kasus dugaan Pemalsuan Akte Notaris oleh oknum Anggota Dewan Lombok Tengah berinisial SF yang juga merupakan anak dari pendiri Ponpes Cempaka Putih itu telah dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke tahap penyidikan.”Diduga ada¬†tindak pidana dan telah dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan,”ujarnya. [slNews.com – erwin]

No Responses

Tinggalkan Balasan