Duel Lawan Pemilik Rumah, Guntur Tersungkur

Duel Lawan Pemilik Rumah, Guntur Tersungkur

SUARALOMBOKNEWS.COM – LOMBOK TENGAH | Kapolsek Praya, Polres Lombok Tengah Iptu. Dewa Ketut Suardana mengatakan, terduga perlaku percobaan Pencurian di sebuah rumah di Dusun Anak Nao, Desa Mekar Damai, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, pada Minggu (13/5/2018) sekitar Pukul 02.00 Wita diketahui atas nama  Guntur, 50 tahun, warga Dusun Embung Bengak,  Desa Aik Mual, Kecamatan Praya, Lombok Tengah.

Iptu. Dewa menjelaskan, sampai dengan saat ini terduga pelaku Percobaan Pencurian itu masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Lombok Tengah, akibat luka sobek  sabetan Senjata Tajam (Sajam) di tubuhnya.”Pelaku masih di rawat di RSUD Praya, Kasusnya masih dalam proses, setelah keluar dari Rumah Sakit, Pelaku langsung kita tahan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” jelas Iptu. Dewa, Kamis (16/5/2018).

Sebelumnya, pada  Minggu (13/5/2018) sekitar Pukul 2.30 wita, Guntur bersama temannya yang kini telah mendekam di balik Jeri Sel Tahanan Mapolsek Praya, melakukan percobaan Pencurian dengan cara mencokel Jendela rumah milik salah seorang warga Dusun Anak Nao, Desa Mekar Damai.

Belum sempat masuk kedalam rumah korban, aksi Guntur diketahui pemilik rumah, dan terjadi perkelahianan sengit, layaknya Film Aria Kamandanu antara Guntur dengan Sulaiman dan adiknya bernama Khaerul Fathi.

Karena kalah jurus, Guntur pun tersungkur bersimbah darah akibat terkena sabetan Sajam pemilik rumah. Sedangkan satu Pelaku melarikan diri, setelah melihat Guntur tersungkur bersimbah darah.” Pelaku juga melempari korban, lalu korban bersama adiknya mengejar Pelaku, dan terjadi perkelahian antara Pelaku dengan Korban, akibatnya Korban dan Pelaku sama – sama mengalami luka. Luka yang dialami korban tidak terlalu parah dan dirawat di RSI Yatofa Bodak, sedangkan Pelaku di Rawat di RSUD Praya, karena mengalami luka sobek cukup parah, akibat sabetan Sajam,” ujar Iptu. Dewa Ketut Suardana. [slNews – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan