Dua PDP Covid-19 Di Lombok Tengah Sembuh

Dua PDP Covid-19 Di Lombok Tengah Sembuh
Humas Siaga Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Praya, Lombok Tengah, dr. Yudha Permana SpDV

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Dua Pasien Dalam Pengawasa (PDP) Virus Corona atau Covid-19 asal Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dirawat di Ruang Isolasi Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Lombok Tengah sembuh.”Pasien yang dari Mawun, Desa Tumpak sudah kita pulangkan kemarin Tanggal, 30 Maret. Karena kondisi membaik, dan melanjutkan perawatan di rumah dengan isolasi dirumah singgah. Dan setelah koordinasi dengan Dinas kesehatan dan Kades, bahwa kedua pasien akan dijamin untuk menaati aturan mengenai Isolasi di rumah singgah dan akan dilakukan pemantauan kesehatannya setiap waktu,”kata Humas Siaga Covid-19 RSUD Praya, dr. Yudha Permana, SpDV, Selasa, (31/03/2020).
Sampai dengan saat ini, tersisa 4 PDP dan ODP (Orang Dalam Pengawasan) yang masih menjalani perawatan di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Praya.”Yang dirawat saat ini ada 4 Pasien. dua PDP dan dua ODP, yakni pria 27 tahun Rujukan dari PKM Mangkung dengan keteria ODP dengan penyakit penyerta. Pria, 57 Tahun, keteria PDP. Wanita, 53 Tahun, keteria PDP, Rujukan dari PKM Bagu, Kecamatan Pringgarata. Dan Pria 50 Tahun, jamaah dari Goa dengan keteria ODP dengan penyakit penyerta,”jelas dr. Yudha
Sejak dibukanya Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Praya Lombok Tengah telah merawat 12 Pasien dengan gejala mirip Covid-19.”Dari 12 Pasien, saat ini tersisa 4 Pasien,”ucap dr. Yudha
Sementara itu terkait dengan kondisi satu Pasien Rujukan dari Pusat Pelayanan Kesehatan (PKM) Bagu, Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, dr Yudha mengatakan, telah ditetapkan kedalam PDP dikarenakan memiliki gejala infeksi pernapasan berat dan membutuhkan perawatan di rumah sakit dan penetaan PDP terhadap pasien rujukan dari PKM Bagu tersebut diyakini tiada ada peyebab lain berdasarkan Gejala Klinisnya.”Rencana kami akan melakukan pemeriksaan swab pada saluran nafas pasien beberapa hari kedepan dan dikirim ke laboratorium yang ditunjuk di NTB untuk mengetahui pasti positif atau tidak nya Covid -19 pada pasien tersebut. Dan Pasien tersebut datang Tanggal 28 Maret 2020 rujukan dari PKM Bagu, jenis kelamin perempuan. Dan pasien ini memang mempunyai gejala mirip corona dan mempunya riwayat kontak dengan orang yang punya riwayat pergi ke salah satu daerah transmisi lokal,”ujarnya. [slNEWS – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan