Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dinas Sosial Gelar Penilaian Lomba Karang Taruna 2017

Dinas Sosial Gelar Penilaian Lomba Karang Taruna 2017

Plt. Kadis Sosial Loteng Baiq Sri Hastuti Handayani (tengah, hijab warna hitam) berfoto bersama Karang Taruna Desa Jelantik Kecamatan Jonggat bersama Kades Jelantik usai melaksanakan penilaian Lomba Karang Taruna di Kantor Desa Jelantik, Senin, (17/4/2017)”

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com, – Karang Taruna Desa Jelantik Kecamatan Jonggat  Lombok Tengah (Loteng) dinilai tim lomba empat pilar berprestasi dari Dinas Sosial Loteng, dalam upaya membantu pemerintah dalam mengatasi masalah sosial di masyarakat.
Kepada www.suaralomboknews.com , Senin, (17/4/2017) Plt. Kepala Dinas Sosial Loteng Baiq Sry Hastuti Handayani mengatakan, penilaian empat pilar karang taruna berprestasi ini diharapan mampu bekerja sama dan bersinergi dengan aparat desa.”Kami mengharapkan melalui penilaian lomba karang taruna ini dapat bersinergi dimasing-masing desa dalam membangun ide dan kreativitas dalam menghadapi masalah sosial di daerah ,” katanya
Kegiatan lomba yang dilaksanakan secara berkesinambungan ini, merupakan langkah positif untuk menghimpun dan menyatukan visi dan misi guna menumbuhkembangkan kegiatan empat Pilar secara profesional.
Menurut Baiq Sry , Karang Taruna merupakan tangan kanan Desa/Kelurahan dalam menangani penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan bersama-sama menggerakan semua potensi sumber kesejahteraan sosial (PSKS) sebagai pendukung pembangunan. “Karang Taruna, pekerja sosial masayarakat dan TKSK merupakan sumber daya manusia potensial yang sangat penting sebagai penopang tulang panggung bangsa dalam menggerakan generasi muda, ikut serta berpartisipasi dalam pembangunan kesejahteraan sosial,” ucapnya.
Baiq Sry  mengungkapkan, evaluasi empat pilar berprestasi melalui  lomba karang Taruna  merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun.”Saya mengharapkan dari evaluasi ini sebagai upaya melihat potensi Desa dimasing-masing daerah, dan kegiatan Lomba Karang Taruna ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun,” ungkapnya.
Baiq Sry  menjelaskan,  penilaian Lomba Karang Taruna dilaksanakan dari tanggal 5 – 20 April 2017, dengan jumlah Karang Taruna yang dinilai satu Karang Taruna per Kecamatan yang tersebar di 12 Kecamatan se – Loteng.

Sedangkan untuk materi penilaian sendiri meliputi Kelembagaan,  Program kerja , dukungan sarana dan prasarana, dan prosentase anggaran Karang Taruna yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD).” Untuk Kecamatan Jonggat di wakili Karang Taruna Desa Jelantik, sedangkan untuk Kecamatan Praya di wakili Karang Taruna Kelurahan Prapen. Karang Taruna itu dari masyarakat untuk masyarakat, jadi Dinas hannya memberikan pembinaan salah satunya melalui Lomba Karang Taruna,”  jelas Baiq Sry

Hingga hari ke 12 Penilaian, dari 12 Kecamatan, tersisa 4 Kecamatan yang belum dinilai, yakni Kecamatan Batukliang Utara, Batukliang, Janapria dan Kecamatan Pujut Loteng.

Baiq Sry optimis, Karang Taruna yang keluar sebagai juara ditingkat kabupaten, bisa menjadi wakil Provinsi NTB pada Lomba Karang Taruna tingkat Nasional.” Kami sangat optimis Karang Taruna Loteng terpilih menjadi wakil Provinsi NTB ditingkat Nasional, terlebih lagi pada Tahun 2011, Karang Taruna kita pernah dibawa ke Istana Negara, dan pada Tahun 2014 Karang Taruna kita masuk dalam 10 besar ditingkat Nasional,” ujarnya.

Dilihat dari kelembagaan dan program kerja serta dukungan dana dari Pemerintah Desa (Pemdes) Jelantik, Karang Taruna Desa Jelantik optimis terpilih sebagai juara satu pada Lomba Karang Taruna tingkat Kabupaten Loteng, dan terpilih menjadi wakil Provinsi NTB di tingkat Nasional.” Jelas kami sangat optimis, karena ada atau tidak ada lomba Karang Taruna Desa Jelantik sangat siap, dan telah melaksanakan program kerja dengan baik sesuai dengan rencana,” sambung Kades Jelantik Mahsun.

Oleh Pemdes Jelantik, Karang Taruna Desa Jelantik diberikan dukungan dana untuk seluruh program kegiatan sebesar Rp. 89 juta lebih. Sedangkan untuk Operasional, setiap tahunnya Pemdes Jelantik mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 5 juta lebih yang sumbernya dari ADD Jelantik.” Pak Kades sangat perduli terhadap kegiatan karang taruna, setiap tahun kami diberikan dukungan anggaran sebesar Rp. 89 juta untuk semua program kegiatan Karang Taruna, termasuk untuk dana Hut RI, kegiatan keagamaan dan olahraga. Untuk dana operasional sendiri per tahun kami diberikan dana sebesar Rp. 5 juta,” ujar Ketua Karang Taruna Desa Jelantik Ahmad Faezan Wahyudi. (slnews.com – rul)

No Responses

Tinggalkan Balasan