Dinas Pertanian Bantah Lahan Tembakau Menyusut

Dinas Pertanian Bantah Lahan Tembakau Menyusut

Lombok Tengah, SuaraLombokNEWS.com | Dinas Pertanian Lombok Tengah membantah,  luas lahan Tembakau pada musim tanam Tahun 2017 ini mengalami penyusutan atau  pengurangan.” Siapa bilang luas lahan Tembakau berkurang, justru ada peningkatan dari tahun 2016,” tegas Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Pertanian Lombok Tengah Iskandar Jauhari, Kamis, (27/7/2017).

Menurut Iskandar, lahan Tembakau yang biasanya merata di masing – masing Kecamatan, kecuali Kecamatan Janapria dan Kopang, tahun 2017 ini wilayah kecamatan yang sebelumnya luas lahan Tembakaunya sedikit, mengalami peningkatan, seperti diwilayah Kecamatan Praya Barat dan Kecamatan Pujut.” Jadi jangan salah, bukan berkurang, melainkan luas lahan Tembakau banyak yang  pindah ke wilayah Kecamatan lain, seperti ke Praya Barat dan Pujut,” ucapnya.

Data sementara luas lahan Tembakau Tahun 2017 Dinas Pertanian Lombok Tengah, seluas 6.582 hektar yang tersebar di 12 Kecamatan se – Lombok Tengah. Untuk kecamatan yang memiliki luas lahan Tembakau paling banyak yakni Kecamatan Janapria, dengan luas lahan Tembakau mencapau 3061 hektar, disusul Kecamatan Praya Timur dengan luas lahan Tembakau mencapai 1.261 hektar dan di urutan ketiga Kecamatan Praya Barat dengan luas lahan Tembakau mencapai 1.152 hektar.” Itu data sementara, belum semua kecamatan rampung kita data 100 persen,” kata Iskandar.

Pada Musim Tanam Tembakau Tahun 2017 ini, Dinas Pertanian Lombok Tengah menargetkan 16 ton Daun Tembakau Virginia per hektar dengan   Rendemen atau berat daun kering tembakau yang dihasilkan 15 persen.” Tahun lalu targetnya 15 ton per hektar, dan ditahun 2017 ini targetnya sebesar 16 ton per hektar, dengan Rendemen 15 persen, jadi ada peningkatan 1 ton per hektar,” ungkap Iskandar.

Dinas Pertanian Lombok Tengah, optimis bisa mencapai Target hasil panen Tembakau Tahun 2017 yang telah di tetapkan tersebut, terlebih lagi saat ini Petani sudah ada yang mulai pengopenan Daun Bawah.” Sangat optimis, target pasti tercapai, terlebih lagi saat ini petani sudah ada yang mulai pengopenan Daun bawah,” ujar Iskandar Jauhari. (slNEWS.com – rul).

No Responses

Tinggalkan Balasan