Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Digempur Sekda, Raja Siledendeng Dibela Dewan

Digempur Sekda, Raja Siledendeng Dibela Dewan
Kadis Budpar Lombok Tengah / Raja Siledendeng, H. Lalu Muhamad Putria

SUARALOMBOKNEWS – LOMBOK TENGAH | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Sunting Mentas mengapresiasi kehadiran Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadis Budpar) Lombok Tengah, H. Lalu Muhamad Putria pada Upacara Peringatan HUT RI ke 74 di Istana Negara di Jakarta pada Sabtu (17/8/2019).”Itu merupakan hal yang membanggakan,”kata Lalu Sunting Mentas, Minggu (18/8/2019).
Lalu Sunting Mentas juga tidak mempersoalkan, keberangkatan H. Lalu Putria yang juga merupakan Raja Siledendeng ke Istana Negara di Jakarta yang tidak mengantongi izin perjalanan Dinas dari Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah, HM. Nursiah.”Itu juga untuk memperkuat hasanah budaya Suku Sasak supaya tidak tergerus budaya luar,”ucapnya.
Terpisah, ditemui SuaraLombokNews.com di kediamannya di Desa Ketare, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, H. Lalu Putria menjelaskan, kehadirannya di Istana Negara di Jakarta untuk memenuhi Undangan Upacara Peringatan HUT RI ke 74 Tahun 2019 dari Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) atas nama Majelis Agung Raja Sultan (MARS).”Undangan itu atas nama MARS,”jelasnya.
Pria yang juga merupakan Raja Siledendeng itu mengaku, tidak mendapat izin perjalanan dinas dari Sekda Lombok Tengah, namun dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah terkait dengan keberangkatannya ke Jakarta untuk menghadiri undangan Upacara Peringatan HUT RI ke 74 di Istana Negara.”Saya telah berkomunikasi langsung dengan Bupati dan Wakil Bupati,”ungkapnya
Lalu Putria juga mengaku, biaya perjalanan bersama istrinya ke Jakarta bersumber dari dana pribadi dan bukan dari Anggaran Perjalanan Dinas.”Itu biaya sendiri, dan untuk biaya penginapan di Hotel Borobudur disiapkan oleh Panitia,”ucapnya.
Sebelumnya, Sekda Lombok Tengah, HM. Nursiah menegaskan akan menjatuhkan sanksi kepegawaian kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lombok Tengah, H. Lalu Muhammad Putria karena tidak hadir pada Upacara peringatan HUT RI ke 74 Tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Pemkab. Lombok Tengah.”Karena tidak hadir akan menjadi catatan Kepegawaian, nanti sanksinya Teguran secaran lisan,”tegas HM. Nursiah usai Upacara peringatan HUT RI ke 74 Tahun 2019 di Bencingah Adiguna Alun – alun Tastura, Praya, Lombok Tengah, Sabtu (17/8/2019). [slNEWS – erwin]

No Responses

Tinggalkan Balasan