Diduga Stres Ditinggal ke Singapura, Seorang Ayah di Lombok Tengah Kirim Video Saat Menyiksa Anaknya ke Istri

Diduga Stres Ditinggal ke Singapura, Seorang Ayah di Lombok Tengah Kirim Video Saat Menyiksa Anaknya ke Istri
Ilustrasi Kekerasan terhadap anak dibawah umur oleh ayah kandungnya sendiri

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Seorang Ayah berinisial RP, 27 Tahun, warga Dusun Bunceman, Desa Gemel, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) tega menyiksa anak perempuannya sendiri yang masih berusia 6 tahun.
Peristiwa Ayah yang menyiksa Anak Kandungya sendiri itu dibenarkan oleh Kapolsek Jonggat, Polres Lombok Tengah, Iptu. Larep, Jumat (03/04/2020).
Iptu Larep mengungkapkan, Pelaku merekam aksi penyiksaan terhadap anak kandunya sendiri yang berlangsung dirumah Kakek Palaku dan Video penyiksaan anaknya itu dikirim kepada Istrinya yang tengah mengais Rezeki di Singapura.” Pelaku melakukan penyiksaan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berumur sekitar 5 atau 6 tahun dirumah kakek pelaku. dan Kejadian itu terjadi pada saat kakek dan neneknya tidak ada dirumah. Pelaku melakukan perbuatan itu karena merasa tidak puas terhadap istrinya yang meninggalkannya keluar negeri selama ini dan tidak pernah mengirimkannya uang sehingga pelaku membuat video itu sendiri dan mengirimkan keistrinya sendiri,”ungkapnya
Pelaku kata Iptu Larep telah ditangkap oleh Anggota Satreskrim Polres Lombok Tengah pada Kamis (26/03/2020) sekitar Pukul 17.00 Wita.”Sudah ditahan di Polres, dan ditangani unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak),”katanya
Pelaku lanjut Iptu Larep juga pernah terlibat Kasus Narkoba. Dan pada saat menyiksa anak kandungnya, Pelaku sedang Stres karena ditinggal oleh Istrinya ke Singapura.”Jadi yang bersangkutan (Pelaku) pernah terlibat kasus Narkoba, dan pada saat kejadian pelaku stres karena ditinggal istrinya ke Singapur. Jadi dia (pelaku) melakukan hal tersebut sebagai alasan untuk minta uang ke istrinya,”ujarnya
Saat ini Pelaku diamankan di Mapolres Lombok Tengah dan masih menjalani proses penyidikan di Unit PPA Satreskrim Polres Lombok Tengah. [slNEWS – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan