Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dani Sebut Kesbangpoldagri Lombok Tengah Masuk Angin

Dani Sebut Kesbangpoldagri  Lombok Tengah Masuk Angin
Ketua Formapi NTB, Ihsan Ramdhani saat tidak diperbolehkan masuk kedalam Bal Room salah satu Hotel di Desa Batu Jai, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah untuk menghadiri acara Dialog /Diskusi Publik Peran dan Fungsi Partai Politik (Parpol) Dalam Pendidikan Politik Masyarakat yang dilaksanakan oleh Bakesbangpoldagri Lombok Tengah, Kamis (26/9/2019).

SUARALOMBOKNEWS – LOMBOK TENGAH | Ketua LSM Formapi Nusa Tenggara Barat (NTB), Ihsan Ramdhani kecewa terhadap sikap Kesbangpoldagri Lombok Tengah selaku penyelenggara kegiatan Dialog/Diskusi Publik Peran dan Fungsi Partai Politik (Parpol) Dalam Pendidikan Politik Masyarakat yang dilaksanakan di salah satu Hotel di Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Kamis, (26/9/2019).
Pada acara yang dibuka dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri itu, Ketua LSM Formapi NTB, Ihsan Ramdhani mendapat undangan untuk menghadiri acara Dialog/Diskusi Publik Peran dan Fungsi Partai Politik (Parpol) Dalam Pendidikan Politik Masyarakat itu. Namun pada saat akan masuk kedalam Bal Room Hotel tempat dilaksanakan acara tersebut, Ihsan Ramdani tidak diperbolehkan masuk untuk menghadiri acara oleh salah seorang Staf Bakesbangpoldagri Lombok Tengah.”Saya menerima undangan, tapi tidak diperbolehkan masuk, katanya sudah ada orang lain didalam. Saya sangat kecewa, Kesbangpoldagri sangat tidak Profesional, padahal acara itu sangat bagus untuk pendidikan Politik kepada Masyarakat, tetapi kok kenapa harus dijadikan acara Tertutup,” kesal Ihsan Ramdhani.
Dani menyebutkan, Bakesbangpoldagri Lombok Tengah menjadikan acara tersebut sebagai alat Politik untuk kepentingan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lombok Tengah Tahun 2020.” Bakesbangpoldagri sudah masuk angin dan menjadikan acara dialog itu untuk kepentingan Politik Pilkada Lombok Tengah 2020. Acara dikemas tertutup, saya yang dapat undangan saja tidak diperbolehkan masuk dan banyak teman – teman wartawan juga yang tidak diperbolehkan masuk meliput acara Dialog itu, dan hannya wartawan yang mendapat undangan saja yang boleh masuk meliput acara Dialog,”sebutnya.
Undangan dengan Kop Bupati Lombok Tengah itu lanjut Dani, ditandatangani oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, yang juga merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Lombok Tengah.” Saya tidak terima diperlakukan seperti itu, Saya diundang tapi tidak diperbolehkan mengikuti acara. Saya tidak tahu apa maksud dan tunjuannya, kenapa saya tidak diperbolehkan mengikuti acara itu, atau mungkin tidak ingin ditahu Strategi Politiknya di Pilkada Lombok Tengah 2020,”ucapnya
Sementara itu, kepada suaralomboknews.com, Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Tengah, Drs Masnun, M.Si membantah pihaknya tidak memberikan Izin kepada Ketua LSM Formapi NTB untuk menghadiri acara Dialog tersebut.”Undangannya hannya untuk 50 orang saja, termasuk untuk Parpol, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan dari Organisasi Masyarakat (Ormas), dan 4 orang wartawan yang kita undang. Masalah ada Ormas yang tidak bisa masuk itu, karena sudah ada yang mewakilinya didalam,”ungkapnya.
Masnun juga membantah, acara Dialog /Diskusi Publik Peran dan Fungsi Partai Politik (Parpol) Dalam Pendidikan Politik Masyarakat itu dijadikan sebagai alat Politik untuk Pilkada Lombok Tengah Tahun 2020 mendatang.” Tidak benar, tidak seperti itu, cuman acaranya harus Refresentatif,”bantanya. [slNEWS – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan