Bupati Suhaili Jelaskan Penanganan Covid-19 di Lombok Tengah ke Gubernur Zul

Bupati Suhaili Jelaskan Penanganan Covid-19 di Lombok Tengah ke Gubernur Zul
Video Conferece Gubernur NTB, Zulkieflimansyah bersama jajaran Forkompimda NTB dengan Bupati Lombok Tengah, H. Moh Suhaili FT, SH, jajaran Forkompimda, Sekda Lombok Tengah, Dr. H. Nursiah, SKPM Lombok Tengah dan Bupati / Walik Kota se NTB, di Pendopo Bupati Lombok Tengah, Selasa, (07/04/2020).

SUARALOMBOKNEWS. com – LOMBOK TENGAH | Bupati Lombok Tengah, H. Moh. Suhaili FT, SH bersama jajaran Forkompimda dan Kepala Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) Lombok Tengah menjelaskan dan memaparkan terkait dengan Pencegahan dan Percepatan Penanganan Virus Corona atau Covid-19 di Wilayah Kabupaten Lombok Tengah kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah dalam Video Conferece bersama Forkompimda NTB dan Bupati/Wali Kota se NTB di Pendopo Bupati Lombok Tengah, Selasa, (07/04/2020).
Dalam Video Conferece itu, H. Moh Suhaili FT menjelaskan terkait dengan Ihtiar Masyarakat dalam memutus mata rantai penularan dan mempercepat penanganan Covid-19. Mulai dari kegiatan Promotif, Preventif, Kuratif dengan melibatkan semua unsur masyarakat dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa, Dusun, RT hingga ketingkat Kepala Keluarga (KK).”Pencegahan dan penanganan Civid – 19 harus bergerak secara Total, tidak bisa setengah – setengah. Sosialisasi disampaikan secara terus menerus, karena kalau kita kendor saja sedikit, masyarakat bisa lalai. Makanya kita harus Tegas. Untuk kegiatan Sholat Berjamaah di Masjid dan Musolla sementara ditiadakan, begitu juga dengan Sholat Jumat untuk sementara ditiadakan dan diganti dengan Sholat Zuhur dirumah – masing. Dan untuk Azan tetap dilaksanakan, selesai Azan masing-masing Masjid dan Musolla menyampaikan Sosialisasi kepada masyarakat, untuk tetap waspada, menjaga kebersihan dan kesehatan, mengenakan Masker, menerapkan social distancing dan rajin mencuci tangan. Untuk aktivitas Pasar dibatasi diatur dan diawasi. Pedagang dan Masyarakat yang datang ke Pasar Wajib mengenakan Masker, di Pasar juga menyediakan tempat cuci tangan,”jelasnya
Suhaili juga menegasakan kebijakan Pemkab Lombok Tengah yang mewajibkan seluruh masyarakat untuk mengenakan Masker khsusnya pada saat tengah menjalankan aktivitas di luar rumah.
Pemkab Lombok Tengah juga akan mengalokasikan Anggaran Rp. 10 Miliar untuk pengadaan 2 Juta Masker yang akan dibagikan kepada seluruh masyarakat Lombok Tengah.
Produksi Dua Juta Masker itu kata Suhaili melibatkan seluruh Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang tersebar di 12 Kecamatan se Lombok Tengah.”Ini adalah salah satu upaya kami memberdayakan UKM. Masing-masing Masyarakat mendapatkan dua Masker Gratis. Untuk itu masyarakar Wajib mengenakan Masker dan Rajin Mencuci Tangan sebelum dan sesudah memegang sesuatu,”tegasnya
Tidak itu saja, Suhaili juga memaparkan terkait dengan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada Masyarakat Lombok Tengah termsuk korban PHK akibat Dampak Virus Corona diluar TNI-Polri, ASN dan Masyarakat yang ekonominya tidak terdampak Virus Corona.”Yang sedang kami data siapa sasaran bantuan, termasuk warga yang di PHK dan warga kita yang pulang dari Malaysia juga kita pikirkan. Apa dan berapa bantuan yang akan kita berikan. Dan masalah anggaran kami tidak bisa menerka – nerka, harus jelas dan terarah,”katanya
Pemkab Lombok Tengah juga siap memberikan keringanan Pajak untuk Hotel dan Restaurant akibat wabah Virus Corona.”Masalah keringanan Pajak Hotel dan Restaurat siap kami laksanakan sesuai arahan Pemerintah Pusat,”ujar H. Moh Suhaili FT, SH. [slNEWS – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan