Bulan Ramadhan, Pengemis Serang Kota Praya, Dinas Sosial Ketiduran

Bulan Ramadhan, Pengemis Serang Kota Praya, Dinas Sosial Ketiduran

SUARALOMBOKNEWS.COM – LOMBOK TENGAH | Jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) salah satunya pengemis meningkat selama bulan Ramadhan khususnya di Kota Praya,  Kecamatan Praya,  Lombok Tengah. Mereka saat ini tidak hanya beroperasi di persimpangan jalan, dan Instansi Pemerintah tapi juga pasar dan masjid.

Pantauan www.suaralomboknews.com , setiap hari keberadaan pengemis di simpang empat ruas jalan protokol kota Praya,  seperti di simpang empat Pos Polisi Kota Praya,  Perempatan SPBU Praya,  dan simpang empat depan Makodim 1620/Lombok Tengah jumlahnya semakin bertambah.

Mereka dengan leluasa meminta belas kasihan para Pengendara Roda empat dan dua pada saat lampu merah menyala.

Para pengemis mulai menjalankan aktivitasnya pada Pagi menjelang Siang. Para pengemis itu berdiri di pinggir jalan dan mulai menghampiri Pengendara disaat lampu Merah menyalah.

Ada yang benar-benar dari kalangan disabel, tapi ada pula yang sengaja berpura-pura cacat. Tak hanya itu, ibu-ibu yang menggendong balita berusia sekitar satu tahun berjalan tergopoh-gopoh di antara padatnya kendaraan dan berkeliling ke Dinas/Instansi di Lingkup Pemkab. Lombok Tengah.”Sejak puasa pengemis yang datang ke sini makin banyak. Dari anak balita, sampai orang tua juga ada,” kata Junaidi salah seorang Pengendara Roda Dua disimpang empat Pos Polisi, Kota Praya,  Rabu (22/5/2018).

Menurutnya, tidak ada satu orang pun yang bisa melarang ataupun mencegah pengemis-pengemis itu meminta ke pengendara disaat lampu merah menyala. “Inikan jalan raya,  dan pengendara merasa terganggu dengan aktivitas pengemis,” ucapnya.

Pemandangan yang sama juga terlihat di sejumlah Dinas / Instansi Lingkup Pemkab. Lombok Tengah. Semenjak awal bulan suci Ramadhan, jumlah pengemis yang keliling ke  Dinas/Instansi ini terus meningkat.”Ada yang datang dengan mengendong anak kecil, ada yang digendong dan dituntun oleh Temannya dan ada juga yang datang dengan membawa Surat  keterangan untuk meminta sumbangan,” ujar salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemkab. Lombok Tengah yang tidak mau identitasnya di ketahui.

Sampai dengan berita ini di muat di www.suaralomboknews.com , Kepala Dinas Sosial Lombok Tengah Baiq Sri Hastuti Handayani belum bisa dikonformasi terkait dengan meningkatnya jumlah pengemis di Kota Praya pada Ramadhan 2018, karena masih berada di luar daerah.” Buk Kadis masih di luar daerah,” kata salah seorang Pejabat Eselon IV Sosial Lombok Tengah Wildan

Sementara itu Kabid Rehabilitasi Sosial  pada Dinas Sosial Lombok Tengah, Suhada  juga tidak bisa dikonfirmasi karena tengah tertidur lelap didalam ruang kerjanya.” Buk Kabid ada, tetapi lagi tidur,” ujar Wildan. [slNews – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan