BP4K Butuh Anggaran Cadangan Pangan

BP4K Butuh Anggaran Cadangan Pangan

Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian,  Perikanan dan Kehutanan (BP4K)  Lombok Tengah Ir. Lalu Iskandar”

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com, – Alokasi anggaran untuk pengadaan cadangan pangan masyarakat Lombok Tengah di Tahun 2016 maupun pada tahun – tahun sebelumnya di nilai sangat minim dan tidak sesuai dengan yang dibutuhkan.” Dana cadangan pangan sangat minim, ukurannya terlalu kecil  dan tidak proposional,” terang Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian,  Perikanan dan Kehutanan (BP4K)  Lombok Tengah Ir. Lalu Iskandar, Rabu, (7/12/2016).

Lalu Iskandar mengungkapkan, dukungan anggaran untuk cadangan pangan di Tahun 2016 ini hannya sebesar Rp. 200 juta. Dan anggaran sebesar Rp. 200 juta itu digunakan untuk pengadaan 20 ton beras.” Kalau dilihat dari kebutuhan cadangan pangan selama 1 tahun, angaran sebesar Rp. 200 juta itu   sangat minim. Kalau di hitung  1 kilo beras harganya Rp. 10 ribu, maka dengan anggaran sebesar Rp. 200 juta itu hannya mampu mengadakan beras sebanyak 20 ton saja,” ungkapnya.

Bila dilihat dari tingkat kebutuhan masyarakat, luas wilayah dan jumlah penduduk Bumi Tatas Tuhu Trasna, cadangan pangan yang  dibutuhkan selama satu tahun sekitar 100 ton.

Untuk itu kedepan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah akan mendorong peningkatan Anggaran Cadangan Pangan, sehingga ketersedian atau stok pangan masyarakat Lombok Tengah bisa terpenuhi.” Paling tidak kita memiliki 100 ton stok beras untuk kebutuhan selama 1 Tahun, dan yang ada sekarang ini hannya 20 ton stok beras per tahun, jadi masih sangat jauh dari kebutuhan, untuk itu kedepan Pemkab. Lombok Tengah akan mendorong dukungan anggaran  untuk Cadangan  Pangan,” ucap Lalu Iskandar.

Mantan Kadishutbun Lombok Tengah itu berharap kedepan anggaran Cadangan Pangan ditingkatkan, mengingat kebutuhan  masyarakat Lombok Tengah dari tahun ketahun terus meningkat.” Di beberapa wilayah Kecamatan masuk kedalam katagori rawan pangan, belum lagi ditambah musibah tanah Longsor seperti yang terjadi di Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara, untuk itu kedepan anggaran untuk cadangan pangan harus ditingkatkan,” ujar Lalu Iskandar. |rul

No Responses

Tinggalkan Balasan