Besok, 14 Kapal Yang Nyandar Diteluk Awang Angkat Jangkar

Besok, 14 Kapal Yang Nyandar Diteluk Awang Angkat Jangkar
14 Kapal ikan dari Banyuwangi, Jawa Timur bersandar di Pelabuhan Teluk Awang, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Selasa malam (26/05/2020)

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | 14 Kapal penangkap ikan dengan ratusan Anak Buah Kapal (ABK) dari Tanjung Wangi, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur yang nyandar di Pelabuhan Teluk Awang, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) karena tejebak cuaca buruk akan angkat jangkar dari Pelabuhan Awang.”Hasil koordinasi dengan Syahbandar Pelabuhan, besok (Rabu,27/05), 14 Kapal akan meninggalkan teluk Awang,”kata Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lombok Tengah, Murdi AP, Selasa, (26/05/2020).
Murdi menceritakan, sebelum wabah Virus Corona atau Covid-19, ratusan ABK yang bekerja di 14 Kapal penangkap ikan itu telah berada di tengah laut. Namun karena terjebak cuaca buruk sekitar satu minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Minggu, 24 Mei 2020, 14 Kapal tersebut berlindung dari cuaca buruk ke Pelabuhan Teluk Awang.”Jadi 14 kapal itu sudah 3 bulan lebih berada di tengah laut, artinya sebelum wabah Virus Corona ABK Kapal sudah berada ditengah laut. Karena cuaca buruk 14 Kapal itu berlindung ke Pelabuhan Teluk Awang,”ucapnya
Selama bersandar di Pelabuhan Teluk Awang, lanjut Murdi, aktivitas ratusan ABK 14 Kapal ditangani dan diawasi sepenuhnya oleh Syahbandar Pelabuhan dengan menerapkan SOP Protokol Kesehatan Covid-19.”Memang ada ABK yang turun ke darat, tetapi tetap melalui prosedur Protokol Kesehatan yang diterapkan oleh Syahbandar Pelabuhan dan penerapan Protokol Kesehatan kepada ABK 14 Kapal itu menjadi ranah Syahbandar Pelabuhan,”ujarnya. [slNews – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan