Banjir Satu Meter Merendam Desa Sengkerang Lombok Tengah

Banjir Satu Meter Merendam Desa Sengkerang Lombok Tengah
Salah seorang warga saat menyelamatkan diri dari Banjir yang merendam Dusun Pemondah, Desa Sengkerang, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, NTB, Kamis malam (28/05/2020)

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis sore (28/05/2020) mengakibatkan sejumlah wilayah di Lombok Tengah, salah satunya di wilayah Kecamatan Praya Timur terendam Banjir.
Ada 5 wilayah Desa yang terendam Banjir di Kecamatan Praya Timur yakni, Desa Mujur meliputi Dusun Berenyok, dan Dusun Mujur termasuk Kantor Camat Praya Timur yang berada di Desa Mujur juga teredam banjir dengan ketinggian air sekitar 30 cm. Desa Sengkerang, meliputi Dusun Pesaut, Dusun Balen Gagak, Dusun Lendang, Dusun Pinggir dan terparah di Dusun Pemondah yang merendam sekitar 200 Rumah Warga dengan ketinggian 50 cm sampai dengan 1 meter lebih. Desa Ganti, meliputi Dusun Karang Lebah, Dusun Batu Rintang dan Dusun Matek Maling. Desa Beleka dan Desa Landah.”Yang terparah di Dusun Pemondah Desa Sengkerang, Kantor Camat juga terendam, dan saat ini masih dilakukan evakuasi dan pendataan warta untuk pendistribusian Bantuan, seperti Selimut, Terpal dan makanan siap saji,”ujar Camat Praya Timur, H. Lalu Fathurahman, Kamis malam (38/05/2020).
Terpisah, salah seorang warga Dusun Pemondah, Desa Sengkerang, Kecamatan Praya Timur, Seh Umar, 40 Tahun menceritakan, banjir mulai menggenangi Dusunnya sekitar Pukul 18.00 Wita, dengan ketingian air mencapai 1 meter lebih.”Hujan sekitar Pukul 15.00 Wita dan mulai besar sekitar Pukul 17.00 Wita. Sekitar Pukul 18.00 Wita air mulai menggenangi rumah kami dengan ketinggian lebih dari 1 meter, bahkan ada juga rumah warga yang roboh,”cerita Seh Umar sembari menahan dingin karena pakaian yang digunakannya masih basah akibat terendam Banjir dipinggir jalan raya Sengkerang.
Karena banjir datang secara tiba – tiba, lanjut Seh Umar, 200 Kepala Keluarga yang tinggal di Dusun Pemondah, Desa Sengkerang tidak bisa menyelamatkan harta bendanya.”Semua masih didalam rumah, TV, Kulkas dan lain – lain termasuk Sepeda Motor. Yang bisa kami selamatkan cuman pakaian yang kami pakai saat banjir datang,”keluhnya
Warga berharap bantuan dari pemerintah segera datang, sehingga warga terdampak Banjir bisa melalui malam tanpa pakaian dan alas tidur yang basah.”Kami mohon bantuan seperti selimut, pakaian bekas dan terpal bisa segera di Didistribusikan ke warga, sehingga anak – anak kami dan orang tua yang sudah lanjut usia bisa beristirahat malam ini,”harapnya
Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah yang dipimpin langsung Plt Pelaksana BPBD Lombok Tengah, Murdi Ap bersama aparat TNI-Polri, Sat Pol PP dan Pemerintah Kecamatan Praya Timur langsung turun ke wilayah lima Desa yang terendam Banjir untuk mendata dan mengevakuasi warga yang masih terjebak didalam rumahnya.”Tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian material masih kita hitung, dan malam ini juga kita akan mendrop Bantuan, bersama BPBD Prov. NTB dan Basarnas,”ujar Murdi AP.
Dari pantauan suaralomboknews.com di Dusun Pemondah, Desa Sengkerang, sampai dengan Pukul 00.00 Wita banjir yang menggenangi permukiman warga Dusun Pemondah, Desa Sengkerang masih belum surut. [slNews – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan