Atraksi motoGP 2021 Tampil di Mandalika Fashion Carnival 2020

Atraksi motoGP 2021 Tampil di Mandalika Fashion Carnival 2020
Peserta Mandalika Fashion Carnival Festival Pesona Bau Nyale 2020 dari Kecamatan Pujut, Lombok Tengah menampilkan atraksi motoGP yang terbuat dari karton di depan Panggung Penghormatan, Kamis (13/02/2020)

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Ribuan masyarakat Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) termasuk wisatawan dari dalam dan luar Negeri memadati sepanjang jalan protokol Kota Praya Lombok Tengah rute yang dilintasi peserta Mandalika Fashion Carnival Fesrtival Pesona Bau Nyale 2020, Kamis (13/02/2020).
Kegiatan Mandalika Fashion Carnival yang rutin digelar Pemkab Lombok Tengah menjelang Festival Pesona Bau Nyale atau Menangkap Cacing Laut yang menjadi tradisi dan budaya masyarakat suku Sasak, Lombok itu dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.Ip, Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah atau Istri dari Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB, Ketua PKK, Ketua GOW Lombok Tengah, jajaran Forkompimda Lombok Tengah, para Asisten, Staf Ahli Bupati Lombok Tengah, Kepala SKPD Lingkup Pemkab Lombok Tengah dan Pemprov NTB serta sejumlah tamu undangan dari dalam dan luar Negeri.
Iring – ringan peserta Mandalika Fashion Carnival diawali dengan penampilan Tabuh Gendang Belek dilanjutkan dengan Teatrikal Putri Mandalika, dan perkenalan 10 besar Finalis Putri Mandalika NTB Tahun 2020 serta penyampaian Laporan Pemucuk atau pembukaan Mandalika Fashion Carnival 2020 kepada Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri yang disampaikan oleh Sekdis Kebudayaan dan Pariwisata Lombok Tengah, Lendek Jayadi didampingi sejumlah tokoh Agama, Masyarakat, Adat dan Budaya.
Beragam atraksi Kesenian, Adat dan budaya yang ditampilkan oleh 13 Peserta Mandalika Fashion Carnival dari siswa – siswi SMP perwakilan 12 Kecamatan se Lombok Tengah. Mulai dari Drama Legenda Putri Mandalika, atraksi Peresan, Gendang Belek, Nyongkolan dan atraksi kehidupan masyarakat sasak zaman dulu.
Lebih menariknya lagi, atraksi yang dibawakan oleh Peserta dari Kecamatan Pujut yang menampilkan Atraksi balap motoGP.
Dengan menunggangi sepeda motor balap yang terbuat dari karton, Peserta menampilkan atraksi balap motoGP dan memainkan lingkaran bundar dari besi yang diibaratkan Roda atau Ban dari motoGP dipangung Penghormatan.
Para peserta tampil dengan mengenakan Busana adat sasak dan busana karya dari Desainer lokal dengan motif Putri Madalika.
Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengatakan, Mandalika Fashion Carnival merupakan rangkaian dari kegiatan Festival Pesona Bau Nyale dan sebagai salah satu wadah untuk mengekpresikan dan mengoptimalkan keberadaan budaya lokal untuk dikenal hingga dunia.“Kegiatan ini sangat penting dilakukan sebagai sarana untuk mengekpresikan dan mengoptimalkan budaya lokal. Termasuk untuk pengembangan insdustri kreatif dan mendukung pariwisata yang ada di NTB,”katanya.
Niken mengungkapkan, Festival Pesona Bau Nyale merupakan kegiatan yang menjadi kebanggan warga NTB dan bahkan Indonesia.
Untuk itu, Niken mengajak masyarakat untuk bergembira dalam mensukseskan kegiatan yang sudah menjadi event nasional ini. Karena memang tidak ada artinya keasrian budaya tanpa didukung oleh masyarakat. “Mari kita jaga keasrian kegiatan ini. Agar kedepan berbagai tradisi yang ada saat ini bisa dikenal dikancah dunia. Sehingga, wisatawan akan menjadi tertarik untuk datang ke Daerah kita ini,”terangnya.
Ditempat yang sama, Wakil Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S.Ip menyampaikan, suksesnya pelaksanakan kegiatan Mandalika Fashion Carnival 2020, merupakan salah satu bentuk sinergitas antara Pemerintah Pusat, Pemprov NTB dengan Pemda Lombok Tengah yang terjalin dengan baik.“Kami berharap melalui kegiatan Mandalika Fashion Carnival 2020 mempu meningkatkan kunjungan wisatawan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB. Khususnya masyarakat Lombok Tengah. Sehingga masyarakat lebih sejahtera lagi,”harapnya
Lalu Pathul mengungkapkan, Pemkab Lombok Tengah terus berupaya semaksimal mungkin untuk bagaimana meningkatkan kunjungan wisatawan datang ke berkunjung ke Lombok Tengah. Karena dengan banyaknya kunjungan wisatawan, maka akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. “Yang jelas apa yang kita lakukan saat ini semata- mata demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”ungkapnya
Bau Nyale, kata Lalu Pathul, merupakan tradisi dan budaya turun temurun masyarakat suku sasak Lombok. karena dianggap menarik, membuat pemerintah pusat mengambil kegiatan ini menjadi event nasional. Hal ini tentu akan sangat berdampak baik terutama dari perkembangan ekonomi masyarakat “Bahkan untuk tahun depan Tahun 2021 akan lebih meriah. Karena akan ada event MotoGP di Sirkuit Mandalika, KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) The Mandalika yang akan didatangi oleh pembalap- pembalap handal Dunia. Kita optimis, jika dengan adanya kegiatan ini akan mampu mendatangkan wisatawan yang lebih banyak lagi,”tegasnya.
Acara puncak Festival Pesona Bau Nyale 2020 akan dilaksanakan pada tanggal 14 – 15 Februari 2020 di kawasan Pantai Tanjung Aan, KEK The Mandalika Lombok Tengah. [slNEWS – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan