Asik Selfie di Pantai, Wisatawan Asal Bandung Hilang Terseret Ombak

Asik Selfie di Pantai, Wisatawan Asal Bandung Hilang Terseret Ombak

Hingga hari ini belum ada tanda-tanda ditemukan Wisatawan asal Bandung Jawa Barat yang hilang terjatuh dari atas Bukit Karang dan terseret ombak Pantai Semeti Selong Belanak Loteng, Minggu, (19/3/2017)”

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com, – Keindahan panorama alam Pantai Semeti Desa Selong Belanak Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah (Loteng) membuat salah seorang wisatawan asal Bandung Jawa Barat  Febri Rafid Hardiman, 20  tahun datang berlibur bersama anggota keluarganya ke Pantai Semeti Desa Selong Belanak, Minggu, (19/3/2017).

Setibanya di Pantai Semeti, Febri Rafid Hardiman bersama 4 orang anggota keluarganya naik keatas bukit untuk melihat keindahan panorama alam Pantai Semeti.

Karena kagum akan keindahan panorama alam Pantai Semeti, Febri Rafid Hardiman berfoto atau Selfie di puncak Bukit Karang yang ada di Pantai Semeti.

Namun naas, Febri Rafid Hardiman dihantam dahsyatnya ombak Pantai Semeti. Febri Rafid Hardiman pun lanngsung terjatuh kedalam dasar Bukit Karang dan hanyut terseret derasnya ombak Pantai Semeti, sekitar Pukul 16.00 Wita.” Korban datang berlibur bersama kakak iparnya dari Waker Desa Puyung Jonggat. Saat akan turun dari atas bukit karang, korban dihantam ombak, lalu terjatuh dan diseret ombak,” cerita Kepala Desa (Kades) Selong Belanak Lalu Yahya, Senin, (20/3/2017).

Saat kejadian kata Lalu Yahya, korban bersama 4 orang anggota keluarganya, dan langsung naik ke atas Bukit Karang Pantai Semeti.” Korban sempat selfie, sebelum dihantam ombak,” ucapnya.

Mengetahui korban jatuh dari atas Bukit Karang dan terseret ombak, anggota keluarga korban dibantu warga sekitar berusaha mencari korban di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun hasilnya nihil.

Selanjutnya, dibantu aparat Pemerintahan Desa setempat, keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian terdekat.” Tim Sar, Polair  bersama petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan dibantu warga langsung melakukan pencarian dan saat ini proses pencarian masih berlangsung,” tutur Lalu Yahya.

Dari Informasi yang diterima lanjut Lalu Yahya, sebelum dinyatakan hilang terseret ombak Pantai Semeti, Korban datang ke Lombok Tengah (Loteng) untuk menemui kakak iparnya yang berdomisili di Dusun Waker Desa Puyung Kecamatan Jonggat Loteng, dan korban sendri diketahui bekerja di salah satu toko Alumunium di Pasar Renteng Praya Loteng.” Ceritanya korban diajak kakak iparnya ke Loteng, dan korban bekerja di Toko Alumunian di Pasar Renteng, karena ingin berlibur korban datang ke Pantai Semeti,” ujarnya.

Kondisi ombak  Pantai Semeti yang cukup dahsyat membuat Tim Sar dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Loteng dibantu warga sekitar mengalami kesulitan mencari keberadaan korban di dalam dasar Pantai Semeti.” Proses pencarian masih berlangsung. Proses pencarian  hari ini belum ada tanda – tanda korban ditemukan, karena beratnya medan pencarian,” sambung Plt. Kepala BPBD Loteng Khairil Ishak.

Untuk membantu Tim Sar, sebanyak 10 orang personil  TRC lengkap dengan peralatan penyelamatan diterjunkan untuk mencari Korban.

Dan jika hari ini Korban tidak ditemukan, proses pencarian akan dilanjutnya sampai dengan 7 hari kedepan sesuai dengan SPO.” 10 orang personil TRC lengkap dengan peralatan penyelamatan diterjunkan untuk membantu Tim Sar mencari keberadaan korban. Jika  hari ini korban belum ditemukan, proses pencarian akan dilanjutnya sampai dengan 7 hari kedepan,” tutur Khairil Ishak. |rul

Untuk menghindari peristiwa serupa, Khairil Ishak menghimbau kepada wisatawan maupun masyarakat yang datang berkunjung khususnya ke kawasan Pantai Laut Selatan untuk melihat situasi dan kondisi air laut.” Kalau tidak mengenal situasi dan kondisi alam, kami sarankan kepada wisatawan untuk minta di dampingi pemandu wisata, sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi, terlebih lagi saat ini, gelombang di pantau laut selatan berubah – ubah, karena faktor cuaca,” ujarnya. (slnews.com – rul)

No Responses

Tinggalkan Balasan