Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Agus : Gerakan Kasta NTB Mengakomodir Barisan Sakit Hati

Agus : Gerakan Kasta NTB Mengakomodir Barisan Sakit Hati
Kepala Desa Selebung, Agus Kusuma Hadi

SUARALOMBOKNEWS.COM – LOMBOK TENGAH | Kepala Desa (Kades) Selebung, Kecamatan Batukliang, Agus Kusuma Hadi menanggapi aksi demo LSM Kasta di Kejaksaan Negeri Praya, Lombok Tengah terkait dengan persoalan dugaan Korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) disejumlah Desa di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (10/7/2019)
Agus mengaku sangat menghormati aksi demo LSM Kasta NTB sebagai bentuk keperdulian warga atas pengelolaan Dana Publik yang ada di Desa.”Saya sangat menghormati itu (Demo) sebagai bentuk kepedulian warga atas pengelolaan dana publik yang ada di desa dan itu dilindungi undang – undang, tapi harapan kami kepada Kasta NTB agar dalam melakukan advokasi tidak hanya melihat sisi normatif semata, harusnya juga dapat melihat situasi politik di desa,”kata Agus, Rabu (10/7/2019).
Agus mencontohkan, Penanganan Kasus dugaan korupsi ADD dan DD Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara oleh Kejaksaan Negeri Praya yang dipersoalkan oleh Kasta NTB sudah diperiksa dan di Audit oleh Inspektorat dan pihak terkait. Hasilnya ditemukan ada kekurangan, namun oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Aik Berik diselesaikan sesuai dengan arahan, mekanisme, peraturan dan peraturan perundang – undangan yang berlaku.”Tapi itu terus didorong dan dipaksakan naik oleh pihak lawan Politik yang kalah dalam Pilkades tahun 2018 yang lalu, hal ini kemudian menimbulkan kesan gerakan ini hanya mempertajam konflik di desa dengan mengakomodir barisan sakit hati, tapi apapun itu saya sangat menghormati semangat teman – teman,”ucap Agus
Sebagai lembaga yang cukup besar kata Agus, sejatinya Kasta NTB diharapkan dapat melakukan hal yang lebih besar.”Misalnya saat ini ada belasan ribu warga korban gempa di Lombok Tengah yang belum tertangani, ribuan warga masih di tenda, hunian sementara dan terancam penyakit dan bencana sosial lainnya, dan perlu diingat bencana kedua biasanya lebih berbahaya dari bencana awalnya, belum lagi masalah yang lainnya seperti kemiskinan, pengangguran dan bagaimana peran desa yang sudah diberikan resourse dan semuanya tidak semata soal prilaku korup tapi ada banyak aspek lain yang harus digali dan di advokasi akar permasalahannya,”ungkapnya.
“Ada BUMN yang hadir di Lombok Tengah dengan penyertaan modal negara milyaran rupiah, ada dana JADUP (jaminan hidup) untuk korban gempa yang nilainya milyaran rupiah juga tidak jelas arahnya dan banyak lagi yang lainnya,”sambung Agus
Agus menegaskan, secara pribadi dirinya bersedia berkolaborasi dengan LSM Kasta NTB, selama tujuannya untuk memperbaiki dan memberikan manfaat kepada Masyarakat.”Saya sungguh bersimpati dengan lembaga sebesar Kasta NTB supaya jangan nama global tapi hanya bertindak lokal,”ujarnya.
LSM Kasta NTB mendatangi Kejaksaan Negeri Praya untuk menggelar aksi demo. Mereka datang bersama masyarakat dari empat desa untuk mendesak pihak Kejaksaan segera menuntaskan berbagai kasus yang ada di Desa yang selama ini mereka sudah laporkan sebelumnya
Dimana ratusan anggota dan pengurus Kasta NTB hadir dalam kesempatan tersebut.
Dalam orasinya Kasta NTB meminta Kejaksaan untuk segera menuntaskan kasus hukum yang selama ini sudah ada tetapi terkesan dibiarkan mangkrak dan tidak ada progres sama sekali terutama di desa yang mereka sudah laporkan yakni Desa Aiq berik, Desa Banyu Urip, Desa Puyung dan Desa Janapria. [slNEWS – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan