Majukan Pendidikan di Lombok Tengah, MKKS Studi Pembelajaran ke Bantul dan SMA Taruna Nusantara

LOMBOK TENGAH | Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dan Sekolah Satu Atap (Satap) menggelar studi pembelajaran ke SMPN 1 Banguntapan, Kabupaten Bantul, Provinsi Yogyakarta dan ke Sekolah Menengah Atas Taruna Nusantara (SMA TN) di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa, (27/9/2022).
Rombongan Studi Pembelajaran MKKS yang diikuti oleh seluruh Kepala Sekolah SMP/Satap dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Lalu Idham Halik, M.Pd didampingi Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Lombok Tengah, Syafrudin, S.Pd dan Ketua MKKS, Mus Mulyadi, S.Pd.
Kedatangan rombongan MKKS di SMPN 1 Banguntapan, Bantul disambut dengan penampilan kesenian daerah Bantul Tari Montro yang merupakan hasil proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) siswa – siswi SMPN 1 Banguntapan, Bantul.
Kedatangan rombongan MKKS SMP/Satap Lombok Tengah juga disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Banguntapan, Harjono, M. Pd, Pengawas SMP, Kuatono, M.Pd dan Putut Agus Wandono, M. Pd selaku perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Bantul dan para guru SMPN 1 Banguntapan, Bantul.
Pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang ditandai dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di setiap sekolah.
Sebagai salah satu sekolah yang lolos sebagai Sekolah Penggerak, SMPN 1 Banguntapan menerapkan Kurikulum Merdeka semaksimal mungkin untuk mencapai terwujudnya pelajar berperilaku nilai-nilai Pancasila. “ Pada tahun 2022 ini, ada empat SMPN termasuk SMPN 1 Banguntapan dan satu SMP Swasta yang lulus dan wajib melaksanakan Kurikulum Merdeka,” kata Kepala SMPN 1 Banguntapan, Harjono saat memaparkan pelaksanaan implementasi Kurikulum Merdeka.
Ditempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah, H. Lalu Idham Halik, M.Pd menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan jajaran SMPN 1 Banguntapan. “ Kegiatan studi pembelajaran ini merupakan kerja rutin MKKS. Dan kita harus terus belajar dan menambah wawasan untuk memajukan pendidikan, dan kami ucapkan terimakasih telah menerima kedatangan kami untuk melaksanakan Studi Pembelajaran di SMPN 1 Banguntapan,” ucapnya
Lalu Idham juga memaparkan visi – misi Kabupaten Lombok Tengah di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP – Dr. HM. Nursiah (Pathul – Nursiah) yakni Lombok Tengah Beriman, Sejahtera, Bermutu, Maju dan Berbudaya (Bersatujaya), salah satunya, program Rahman Rahim Day dan pendirian Yayasan Yatim Tersenyum. “ Ada Peraturan Bupati (Perbup), setiap 10 Muharam, kami di Pemkab Lombok Tengah mengumpulkan seluruh anak yatim dan orang tua jompo untuk diberikan santunan. Dan ada Yayasan Yatim Tersenyum, yang salah satu tujuannya anak yatim bisa terus sekolah sampai perguruan tinggi,” paparnya.
“Kabupaten Lombok Tengah juga menjadi salah satu tujuan wisata Nasional dan Internasional, ada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika, ada Sirkuit Mandalika tempat dilaksanakannya event – event Internasional, WSBK dan MotoGP. Ayo datang dan ajak keluarga, teman dan kerabat berlibur ke Lombok Tengah, kami tunggu kedatangannya,” ujar H. Lalu Idham Halik.
Rangkaian studi pembelajaran MKKS SMP/Satap Lombok Tengah diakhiri dengan pemaparan kebijakan implementasi Kurikulum Merdeka Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Bantul, oleh Pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Olahraga Bantul, Putut Agus Wandono M. Pd.
Dari SMPN 1 Banguntapan, Bantul Rombongan MKKS melanjutkan studi pembelajaran ke SMA Taruna Nusantara di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan