Sambut MotoGP 2022, Pameran dan Kontes Bonsai ke-II di Desa Kateng Jadi Atraksi Pariwisata Baru di Lombok Tengah

LOMBOK TENGAH | Setelah sukses melaksanakan Pameran dan Kontes Bonsai pertama pada Tahun 2020 lalu, Komunitas South Area Hobi Bonsai kembali menggelar Pameran dan Kontes Bonsai “South Area Hobi Bonsai ke – II” tahun 2021 Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu, (12/12/2021).
Kegiatan Pameran dan Kontes Bonsai ” South Area Hobi Bonsai ke – II ” yang akan berlangsung dari tanggal 12 – 19 Desember 2021 dibuka oleh Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya dan dihadiri oleh Anggota DPRD Lombok Tengah, H. Lalu Arif Rahman Hakim, Pembina 1 Komunitas South Area Hobi Bonsai, Lau Daud Nurjadi, tokoh agama, masyarakat, pemuda Desa Kateng dan Ketua serta pengurus dan panitia Pameran dan Kontes Bonsai ” South Area Hobi Bonsai ke – II ” tahun 2021.
Dalam sambutannya, Pembina 1 South Area Hobi Bonsai Lau Daud Nurjadi menyampaikan, dewan juri pada Pameran dan Kontes South Area Hobi Bonsai ke – II tahun 2021 berasal dari luar NTB yakni dari Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur yang tergabung dalam Persatuan Pecinta Bonsai Indonesia (PPBI). “ Untuk meningkatkan nilai dan supaya bisa mengikuti kontes di tingkat Nasional maupun Internasional, panitia berembuk untuk mendatangkan dewan juri dari PPBI, dan Pameran dan kontes Bonsai ini diharapkan menjadi ikon NTB, khususnya Kabupaten Lombok Tengah,” ucapnya
Lalu Daud mengungkapkan, pada Pameran dan Kontes South Area Hobi Bonsai pertama tahun 2020, kualitas dan jenis bonsai yang dipamaerkan dan dikonteskan masih bisa dan jenisnya juga masih lokal. “ Dan South Area Hobi Bonsai ke – II tahun 2021 yang dipamerkan dan ikut kontes kualitas dan jenisnya sudah luar biasa, berbagai jenis bonsai ikut dikonteskan,” ungkapnya
Komunitas South Area Hobi Bonsai kata Lalu Daud memiliki kekompakan dan semangat tinggi untuk mengembangkan Bonsai.
Untuk itu, Komunitas South Area Hobi Bonsai berharap bantuan dana dan pembinaan dari Pemkab Lombok Tengah kepada pecinta Bonsai. “ Kelebihan teman – teman komunitas memiliki jiwa kebersamaan yang luar bisa. Untuk itu kami berharap ada perhatian dari Pemkab Lombok Tengah kepada teman – teman komunitas Bonsai, paling tidak ya membeli Bonsai untuk dipajang di masing – masing Dinas/Instansi atau di Kantor Bupati Lombok Tengah, dan bisa memberikan bantuan kepada teman – teman komunitas berupa pengadaan Hong (pilar) pot bonsai,” harapnya.

Kegiatan Pameran dan Kontes Bonsai South Area Hobi Bonsai ke – II tahun 2021 mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Lombok Tengah, H. Lalu Arif Rahman Hakim.
Menurut Anggota Dewan Lombok Tengah tiga periode itu, Pameran dan Kontes Bonsai yang dilaksanakan oleh South Area Hobi Bonsai ke – II tahun 2021 bisa mendongkrak perekonomian masyarakat yang terpuruk akibat dampak dari Pandemi Coid-19.
Selain itu juga, Pameran dan Kontes Bonsai bisa menjadi atraksi Pariwisata baru di Lombok Tengah, terlebih lagi Lombok Tengah telah sukses menjadi tuan rumah event World Superbike (WSBK) dan akan menjadi tuan rumah event MotoGP pada bulan Maret 2021 di Sirkuit Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. “ Dampak dari Pandemi Covid-19, kondisi ekonomi masyarakat tidak bisa berjalan Normal, dan dengan kegiatan ini bisa memicu ekonomi masyarakat. Kegiatan pameran dan kontes bonsai bila perlu rutin dilaksanakan, tidak hanya sekali setahun, tetapi tiap bulan, sehingga bisa menarik minat wisatawan datang melihat dan membeli bonsai, terlebih lagi sebentar lagi ada event MotoGP di Sirkuit Mandalika,” ungkap H. Lalu Arif
“ Dan Bonsai ini bisa juga menjadi brand Desa Kateng, wisatawan datang ke Desa Kateng untuk melihat dan membeli Bonsai, dan bonsai menjadi atraksi pariwisata di Lombok Tengah,” ujar politisi PBB itu.
Selain dinilai langsung oleh PPBI, para peserta pameran dan kontes Bonsai ke – II Tahun 20211 juga akan mendapat pembinaan khusus dari PPBI. “ Kami datang untuk memberikan penilaian, kami melihat bonsai yang dipamerkan dan ikut kontes kualitas dan jenisnya sangat bagus dan bervariasi. Untuk itu kami dari PPBI, selain memberi nilai juga akan memberikan pembinaan kepada pecinta Bonsai di Lombok,” sambung Dewan PPBI yang juga selaku Dewan Juri pada Pameran dan Kontes Bonsai ke – II Tahun 2021 di Desa Kateng, H. Umar.
Sementara itu dalam sambutan pembukaan Pameran dan Kontes Bonsai South Area Hobi Bonsai ke – II tahun 2021, Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya mengatakan, Bonsai harus terus dikembangkan sehingga bisa menjadi salah satu alternatif atraksi pariwisata di Kabupaten Lombok Tengah. “ Pameran dan Kontes bonsai bisa menjadi alternatif atraksi Pariwisata,” katanya
Mantan Kepala Dinas PUPR Lombok Tengah itu juga mengapresiasi langkah panitia Pameran dan Kontes Bonsai South Area Hobi Bonsai ke – II tahun 2021 dengan mendatangkan Dewan Juri standar Nasional. “ Langkah panitia sudah bagus, sehingga penilaiannya tidak lokal, melainkan penilaian menggunakan standar Nasional dan Internasional. Sehingga begitu ikut berkompetisi di tingkat Internasional mampu bersaing,” ucap Lalu Firman
Lalu Firman juga meminta kepada Panitia Pameran dan Kontes Bonsai untuk rutin melaksanakan pameran dan kontes Bonsai, sehingga masyarakat, khususnya para pecinta Bonsai memiliki jiwa yang kompetitif yang baik,” pintanya
“ Untuk bantuan pengadaan Hong Pot Bonsai, nanti diupayakan, bisa juga melalui Pokir Dewan. Dan Desa Kateng ini luar biasa, selain menjadi Desa Walet, Bawang dan sekarang menjadi Desa Bonsai,” tutup Lalu Firman Wijaya. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan