251 Santri Dari Jawa Timur Tiba di Lombok Tengah, 19 Santri ODP

251 Santri Dari Jawa Timur Tiba di Lombok Tengah, 19 Santri ODP
251 Santri dari Situbondo dan Lirboyo, Jawa Timur asal Lombok Tengah menjalani Proses Screening di Posko Karantina Covid-19 di Rumah Mutiara Indonesia (RMI) depan BIL di Desa Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Kamis (02/04/2020).

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Sebanyak 251 Santri dari Situbondo dan Lirboyo Kediri Provinsi Jawa Timur asal Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) tiba di Lombok Tengah, Kamis (02/04/2020).
251 Santri yang datang menggunakan Jalur Laut dan melalui Bandara Internasional Lombok (BIL) Lombok Tengah itu langsung menjalani pemeriksaan kesehatan atau Screening di Posko Karantina Virus Corona atau Covid-19 di Gedung Rumah Mutiara Indonesia (RMI) di depan BIL di Desa Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.
Dari hasil Screening terhadap 251 Santri oleh Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Lombok Tengah, 19 Santri masuk kedalam Orang Dalam Pengawasan (ODP) karena mengidap Batuk dan Pilek ringan, sedangkan sisanya masuk kedalam Orang Tanpa Gejala (OTG).”Total ada 251 Santri yang di Screening dan 19 Santri masuk ODP. 19 Santri yang ODP itu hannya mengalami Gejala Batuk, Pilek Ringan dan telah diberikan Obat dan dilanjutkan dengan Isolasi mandiri dirumah masing – masing,”ungkap Tim Satgas Covid – 19 Lombok Tengah, Edi Sahroji, Kamis (02/04/2020).
251 Santri itu kata Edi, tidak ada yang memerlukan Isolasi Khusus. Hal itu berdasarkan hasil riwat kontak dan berdasarkan Gejala yang dialaminya.”Belum ada yang memerlukan isolasi khusus berdasarkan gejala dan riwayat kontak,”katanya
Selain menjalani Screening, 251 Santri itu juga diberikan KIE dan Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun dari Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (HAKLI) Lombok Tengah.”Selain itu juga diberikan KIE dan edukasi Cuci tangan pake sabun dari HAKLI Lombok Tengah,”tutur Edi
Bagi 19 Santri yang masuk kedalam ODP diberikan Kartu Keterangan Isolasi Diri selama 14 Hari. Menandatangani Lembar Kesediaan Karantina Rumah / Perawatan Dirumah (Isolasi Diri).
Selain itu 251 Santri juga menerima surat keterangan hasil pemeriksaan yang ditandatangani oleh Santri, Dokter yang melakukan pemeriksaan dan Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah. [slNEWS – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan