SHOPPING CART

close

Angka Lakalantas dan Pelanggaran Lalin di Lombok Tengah 2020 Menurun

Angka lakalantas dan pelanggaran lalin 2020
Wakapolres Lombok Tengah, Kompol I Ketut Tamiana didampingi Kasat Lantas Polres Lombok Tengah, AKP Donny, Kasat Resnarkoba, Iptu Siagian menggelar Konferensi pers ungkap kasus sepanjang tahun 2020 di halaman Mapolres Lombok Tengah, NTB, Rabu (30/12/2020).

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat ( NTB ) mencatat jumlah kasus kecelakaan lalu lintas ( Lakalantas ) dari bulan januari sampai dengan akhir bulan desember 2020 sebanyak 151 kasus, dengan perincian 77 orang meninggal dunia, 50 orang luka berat dan 113 orang luka ringan dan dengan jumlah kerugian material mencapai Rp. 165 juta. “Kasus Lakalantas tahun 2020 mengalami penurunan dari tahun 2019 yakni sekitar 25 persen. Di tahun 2019, jumlah Lakalantas sebanyak 201 kasus dengan perincian, 84 orang meninggal dunia, 41 orang luka berat dan 152 orang luka ringan dengan kerugian material mencapai Rp. 270 juta,” ungkap Wakapolres Lombok Tengah, Kompol I Ketut Tamiana didampingi Kasat Lantas, AKP Donny, Kasat Resnarkoba, Iptu Siagian dan jajaran Satreskrim Polres Lombok Tengah saat menggelar konferensi pers ungkap kasus tahun 2020 di halaman Mapolres Lombok Tengah, Rabu, ( 30/12/2020).
Untuk kasus pelanggaran lalu lintas ( Lalin ), sepanjang tahun 2020, kata Kompol Tamiana sebanyak 6.624 pelanggaran.
Kasus Pelanggaran Lalin Tahun 2020 lanjut Kompol Tamiana, mengalami menurunan sekitar 25 persen dari tahun 2019.”Ditahun 2019 kasus Pelanggaran Lalin berjumlah 11.350 kasus, sedangkan di tahun 2020 menurun sekitar 25 perseb yakni sebanyak 6.624 kasus pelanggaran Lalin,” ucapnya
Kompol Tamiana menjelaskan, terjadinya Lakalantas disebabkan oleh sejumlah faktor, diantaranya faktor alam dan kelalaian dari pengendara atau pengguna jalan raya. “Untuk kasus pelanggaran Lalin rata – rata pengendara roda empat maupun roda dua tidak bisa menunjukkan SIM ( surat izin mengemudi ) tidak bisa menunjukkan STNK ( Surat Tanda Nomor Kendaraan ), dan menggunakan knalpot brong,” jelasnya
Dalam kasus Pelanggaran Lalin sepanjang tahun 2020 dan pelanggaran lalin dalam pelaksanaan Razia Ops Lilin Rinjani 2020 yang dilaksanakan selama 14 hari, Sat Lantas Polres Lombok Tengah mengamankan sejumlah kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi surat – surat kendaraan dan ratusan Knalpot Brong atau knalpot diluar standar pabrik.
Barang bukti knalpot brong itu dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan mesin pemotong besi.
Dalam konferensi pers itu juga Polisi menghadirkan Barang Bukti hasil tindak pidana Curas, Curat, Curanmor, Narkotika, Minuman Keras ( Miras ) dan para tersangka tindak pidana kriminal. [ slnews – rul ].

Tags:

0 thoughts on “Angka Lakalantas dan Pelanggaran Lalin di Lombok Tengah 2020 Menurun

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

DPRD Lombok Tengah
Idul Fitri 1542 H

KATEGORI

Desember 2020
M S S R K J S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

STATISTIK