2 Pasien Positif dan 1 Pasien Reaktif di Lombok Tengah Sembuh Dari Corona

2 Pasien Positif dan 1 Pasien Reaktif di Lombok Tengah Sembuh Dari Corona
Direktur RSUD Praya Lombok Tengah, NTB, dr. Muzakir Langkir

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) berencana akan memulangkan dua orang Pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 dari Klaster Gowa yakni LD, laki – laki, warga Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya dan U, laki – laki, warga Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, serta satu Pasien yang hasil Rapid Test Reaktif dari tahanan titipan Kejaksaan Negeri Praya, Lombok Tengah, R, laki – laki, warg Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, pada Senin, 11 Mei 2020.
Dua Pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 dipulangkan setelah hasil Swab dua kali dinyatakan Negatif dari Covid-19 dan satu Pasien Reaktif hasil Rapid Test dipulangkan setelah hasil Swab Negatif dari Covid-19.”Rencanaya besok (Senin, 11/5/2020) dua Pasien Positif dari Klaster Gowa yang hasil Swab dua kali Negatif Covid-19 dan satu Pasien reaktif yang hasil Swab Negatif Covid-19 akan kita pulangkan dari ruang Isolasi RSUD Praya kerumah mereka masing – masing. Sedangkan satu Pasien Rekatif yang hasil Swab Negatif Covid-19 akan kita kembalikan ke pihak Kejaksaan,”ungkap Direktur RSUD Praya, Lombok Tengah, dr. Muzakir Langkir, Minggu (10/5/2020).
Untuk pemulangan Pasien U, kata dr. Langkir, akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Lombok Tengah, mengingat nama Pasien U tidak tercantum dalam Prese Release yang disampaikan oleh Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB pada Minggu, 10 Mei 2020.”Untuk Pasien LD dan U memang kami mendapatkan data bahwa keduanya sudah menjalankan uji swab 2 kali Negatif berturut-turut, untuk itu nanti kita akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan kabupaten untuk memberikan laporan ke Dinas Kesehatan Provinsi dan Gugus Tugas Prov. NTB, bahwa kita kan memulangkan yang bersangkutan didasarkan kajian laboratoris dan klinis, bahwa didapatkan data pemeriksaan swab 2 kali Negatif dan tidak didapatkan gejala klinis,”ujarnya. [slNews – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan