10 Rumah dan1 Bangunan Sekolah di Lokasi Longsor Aik Berik Akan Direlokasi

10 Rumah dan1 Bangunan Sekolah di  Lokasi Longsor  Aik Berik Akan Direlokasi

Bupati Lombok Tengah HM. Suhaili FT, SH mengendarai Sepeda Motor Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Dusun Pondok Gedang Desa AIk Berik Kecamatan Batukliang, Jum’at, (2/12/2016)”

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com, – 10  rumah warga dan Bangunan SD Negeri Pemotoh Barat   di lokasi tanah longsor dan rentan longsor  Dusun Pondok  Gedang Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah, akan direlokasi ke tempat yang lebih aman.” Musibah tanah Longsor itu harus segera ditangani dengan cepat,kalau tidak akan menimbulkan persoalan baru, terlebih lagi yang terkena dampak Insprastruktur jalan, yang keberadaanya sangat dibutuhkan masyarakat. Untuk itu saya perintahkan 10 rumah warga dan bangunan SD untuk segera di relokasi ketempat yang lebih aman, mengingat kemungkinan terjadi longsor  masih bisa terjadi, terlebih lagi sudah  terlihat retakan – retakan tanah,” tegas Bupati Lombok Tengah HM. Suhaili FT, SH pada saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Tanah Longsor Desa Aik Berik dengan Kepala SKPD Lingup Pemkab Lombok Tengah di BBI Pemepek Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah, Sabtu, (3/12/2016).

Bupati Lombok Tengah dua Periode itu, menegaskan, Relokasi rumah warga dan Bangunan SD Negeri Pemotoh Barat itu merupakan satu Opsi yang harus dilaksanakan. Untuk itu ia meminta kepada Kades Aik Berik, dan Camat Batukliang Utara untuk segera mensosialisasikan kepada warga terkait dengan Relokasi tersebut.”  Relokasi merupakan antisifasi dari ancaman kemungkinan terjadinya pergeseran tanah. Kepada Kades dan Camat saya perintahkan untuk mendata dan menginformasikan kepada warga yang akan direlokasi,” kata HM. Suhaili FT.

Selain relokasi rumah warga dan bangunan SD Negeri Pemotoh Barat, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi NTB itu juga memerintahkan Dinas/Instansi terkait untuk membuka jalan alternatif.

Pasalnya, akses jalan utama yang ada di lokasi tanah longsor tersebut, saat ini tidak bisa dilintasi masyarakat,karena tertimbun material tanah Longsor.

Tidak itu saja, mantan Ketua DPRD Provinsi NTB dua periode itu juga mengintruksikan kepada Dinas/Instansi terkait Lingkup Pemkab. Lombok Tengah untuk mendata jumlah masyarakat yang terkena dampak dari bencana tanah Longsor tersebut, dan memberikan bantuan kebutuhan pokok seperti beras kepada warga yang terkena Musibah Tanah Longsor tersebut.” Masyarakat disana hannya mengandalkan mata pencarian dari hasil Kebun dan Hutan, kalau Jalan yang tertimbun longsor itu tidak segera ditangani, masyarakat tidak bisa mengangkut hasil Kebun dan Hutan, untuk itu saya perintahkan untuk segera membuka jalan alternatif baru, dan masyarakat yang terkena dampak didata dan diberikan bantuan Sosial,” perintah HM. Suhaili FT.

Atas kejadian musibah tanah longsor tersebut, orang nomor satu di Bumi Tatas Tuhu Trasna itu , menetapkan musibah tanah Longsor yang terjadi di Dusun Pondok Gedang Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara  “Darurat Bencana”.” Kita ambil keputusan Darurat Bencana, Sknya akan segera saya tandatangani sebagai dasar apa yang harus dilakukan dan dikerjakan. Dan akan dibentuk tim terpadu penanggulangan darurat bencana,” ujar HM. Suhaili FT.

Rapat Koordinasi penanggulangan bencana tanah Longsor itu dihadiri, Kadis PU, Sekdis Dikpora, perwakilan Kasat Pol PP, perwakilan Kadishutbun, PDAM, Kepala BPBD, Kabag Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah, Camat Batukliang Utara dan Kades Aik Berik.

Peritiwa Tanah Longsor itu terjadi, Pada hari Jum’at, (2/12/2016).  tebing setinggi kurang lebih 50 meter yang diatasnya terdapat permukiman warga dan bangunan SDN Pemotoh Longsor.

Akibatnya ruas jalan raya Dusun Pondok Gedang tertimbun material Longsor, dan jaringan Pipa milik PDAM Lombok Tengah, putus diterjang material tanah longsor.

Pasca kejadian tanah Longsor, Bupati Lombok Tengah bersama sejumlah Kepala SKPD Lingkup Pemkab. Lombok Tengah,  meninjau langsung lokasi Tanah Longsor di Dusun Pondok Gedang Desa Aik Berik tersebut. |rul

No Responses

Tinggalkan Balasan