Warga Jago Lenyap Ditelan Ombak Pantai Are Guling

Warga Jago Lenyap Ditelan Ombak Pantai Are Guling

SUARALOMBOKNews.com – Lombok Tengah | Pantai laut selatan Lombok Tengah kembali makan korban.

Sahdi, 52 Tahun, warga Dusun Moje, Desa Jago, Kecamatan Praya, Lombok Tengah dinyatakan hilang setelah dihantam obak Pantai Are Guling, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Sabtu (10/2/2018) pagi.

Sebelum dinyatakan hilang ditelan ombak Pantai Are Guling, pada hari Jum’at (9/2/2018) sore  korban yang sehari – hari bekerja sebagai buruh tani itu, berangkat ke Pantai Are Guling bersama Pajar dan Udin yang tidak lain merupana Misan dan keponakannya untuk memancing ikan.” Dia (korban) berangkat sore Jum’at, katanya mau mancing di Pantai Are Guling,” tutur Marzuki, salah seorang anggota keluarga korban, Sabtu (10/2/2018).

Setibanya di Pantai Are Guling, pada malam harinya, Korban bersama Misan dan keponakannya itu memancing ikan di Bukit Pengempus, Pantai Are Guling.

Setelah sempat memancing ikan, korban bersama dua orang anggota keluarganya itu beristirahat diatas Bukit Pengempus, dan pada saat korban sedang tertidur lelap, sekitar Pukul 05.00 wita, ombak besar datang menerjang dan menyeret korban.” Setelah mancing, dia istirahat di atas Bukit Pengempus, sekitar Jam 5 pagi, tiba – tiba datang ombak besar. Saat di hantam obak pertama, dia masih bisa berteriak minta tolong, dan pada saat mau ditolong oleh Pajar dan Udin, datang ombak kedua yang lebih besar, dan dia langsung teggelam,” cerita Marzuki sembari menirukan cerita yang ia terima dari Misan dan Keponakan korban.

Mengetahui korban hannyut ditelan ombak, Misan dan keponakan korban langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga sekitar pun langsung melakukan pencarian di sekitar Bukit Pengempus, namun tidak membuahkan hasil.” Jam 9 pagi, Pajar dan udin pulang memberitahukan kepada keluarga, bahwa Sahdi (korban) tenggelam di Pantai, lalu kami bersama Babinsa menggunakan Mobil Ambulance Desa, pergi ke Pantai Are Guling untuk mencari korban, tetapi sampai sekarang, Sahdi belum ditemukan,” tutur Marzuki

Saat ini aparat Kepolisian setempat bersama Tim SAR dibantu warga dan keluarga korban, masih mencari keberadaan korban dengan menyisir perairan Pantai Are Guling menggunakan Perahu Nelayan setempat dan Parahu Karet Tim SAR.

Sampai dengan berita ini dimuat, belum ada tanda – tanda dan kabar korban ditemukan. (slNews.com – rul)

No Responses

Tinggalkan Balasan