Soal Dugaan Korupsi DD Beraim, Dinas PUPR Loteng Beberkan Data ke Polisi

Soal Dugaan Korupsi DD Beraim, Dinas PUPR Loteng Beberkan Data ke Polisi

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Kasus dugaan tindak pidana Korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Beraim, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) oleh Kepala Desa Beraim, saat ini tengah di tangani Penyidik Tindak Pinada Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Loteng.

Dalam proses penyelidikan kasus dugaan Korupsi ADD dan DD Beraim, Penyidik Tipikor, telah memanggil sejumlah pihak dari Pemdes Beraim untuk diklarifikasi atau dimintai keterangan terkait dengan penggunaan ADD dan DD Beraim.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat Loteng yang  telah diterima penyidik Tipikor Satreskrim Polres Loteng,  ditemukan kerugian negara kurang lebih mencapai  Rp. 300 juta.

Tidak cukup dengan  LHP dari Inspektorat Loteng, Penyidik Tipikor Polres Loteng juga menggali alat bukti lain terkait dengan dugaan Korupsi ADD dan DD Beraim.

Salah satunya terkait dengan pembangunan di wilayah Desa Beraim yang sumber anggarannya dari dana Aspirasi Anggota DPRD Loteng.

Pasalnya, kuat dugaan, program pembangunan di Desa Beraim yang sumber angarannya dari Dana Aspirasi Anggota Dewan Loteng itu diklaim hasil pembangunan yang sumber anggarannya dari ADD dan DD Beraim.” Mungkin ada dugaan dana Aspirasi masuk ke dalam kegiatan pembangunan di Desa Beraim,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPR Loteng Suardi, usai berkoodinasi dengan Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Loteng, terkait dengan dugaan Korupsi ADD/DD Beraim, di Dinas PUPR Loteng, Selasa, (29/8/2017).

Suardi mengaku, telah memberikan data maupun dokumen kontrak kerja pembangunan di Desa Beraim yang sumber anggarannya dari Dana Aspirasi Anggota Dewan Loteng kepada Penyidik Tipikor Polres Loteng.” Data yang kami berikan terkait dengan kontrak pekerjaan di Desa Beraim yang sumber anggarannya dari Dana Aspirasi,” ucapnya.

Suardi menjelaskan, pada Tahun 2016, ada sekitar 8 paket pekerjaan di Desa Beraim yang sumber dananya dari Aspirasi Anggota Dewan Loteng.

Rata – rata jumlah anggaran dana Aspirasi Anggota Dewan Loteng itu  Rp. 80 – 90 juta, per satu paket pekerjaan.” Ada sekitar 8 Kontrak Pekerjaan di Desa Beraim, rata –rata dananya Rp. 80 – 90 juta, dengan jenis kegiatan Jalan Lingkungan, dan Talud,”jelas Suardi.

Dihadapan Penyidik Tipikor Polres Loteng, Suardi juga menyampaikan, terkait dengan aturan dan mekanisme pelaksanaan pembangunan yang anggarannya bersumber dari Dana Aspirasi Anggota Dewan, Loteng, Hibah maupun dari Bansos,” Saya sampaikan bahwa kegiatan itu tetap mengacu pada teknis, baik itu sumber anggarannya dari Aspirasi maupun dana hibah,” ujarnya.

Sebelumnya, Inspektorat Loteng  telah melakukan Audit terhadap penggunaan ADD dan DD Beraim .

Hasilnya, Auditor pada Inspektorat Loteng menemukan persoalan terkait dengan penggunaan ADD dan DD Beraim.” Bukan administrasinya yang parah, tetapi penggunaannya (ADD/DD) yang parah,” terang Inspektur pada Inspektorat Loteng Lalu Aswantara.

Oleh Auditor Inspektorat Loteng telah menyerahkan  Laporahan Hasil Pemeriksaan (LHP) Desa Beraim, Kecamatan Praya Tengah, Loteng kepada aparat Penegak Hukum di Bumi Tatas Tuhu Trasna. “ LHP Desa Beraim sudah satu bulan yang laku kami serahkan ke aparat Penegak Hukum. Audit telah selesai kami laksanakan , LHP sudah kami serahkan kepada aparat Penegak Hukum, maka selesailah tanggungjawab kami,” tutur Lalu Aswantara.

Lalu Aswantara mengaku, surat pengaduan atau laporan terkait dengan dugaan Tindak Pidana Korupsi ADD dan DD Beraim, Kecamatan Praya Tengah, Loteng telah sampai ke Kementerian Dalam  Negeri RI dan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).” Informasinya seperti itu, suratnya sudah sampai ke Kemendagri dan KPK,” ucapnya.

Dengan telah keluarnya LHP dan telah diserahkannya LHP Desa Beraim kepada aparat penegak hukum, maka selesailah tangungjawab Ispektorat Loteng, terkait dengan penggunaan ADD dan DD Beraim, Kecamatan Praya Tengah, Loteng.” Tugas kita hannya melakukan Audit, hasil Audit sudah kita serahkan, maka selesailah tanggungjawab kami,” ujarnya. (slNews.com – rul).

No Responses

Tinggalkan Balasan