Sahdi Ditemukan Tewas Mengambang di Pantai Are Guling

Sahdi Ditemukan Tewas Mengambang di Pantai Are Guling

SUARALOMBOKNews.com – Lombok Tengah | setelah melakukan pencarian selama lebih dari 30 jam, akhirnya personil Kepolisian Polsek Kuta bersama Tim SAR dibantu warga, berhasil menemukan Jasad Sahdi, 40 Tahun, pemancing ikan yang dihantam Ombak Pantai Are Guling, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, pada hari Sabtu (10/2/2018) sekitar Pukul 05.00 pagi.

Jasad warga Dusun Moje, Desa Jago, Kecamatan Praya, Lombok Tengah itu ditemukan mengambang di perairan  Bukit Pengempus, Pantai Are Guling pada Minggu (11/2/2018) sekitar Pukul 11.00 Wita.”Korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia di perairan Pantai Are Guling, sekitar Pukul 11.00 wita,” terang Kapolsek Kuta AKP. Saogi Angsar, Minggu (11/2/2018).

Selanjutnya petugas mengevakuasi Jasad Korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya.

Dari RSUD Praya, Jasad Korban dibawa oleh pihak keluarga ke Rumah Duka di Dusun Moje, Desa Jago.” Jasad Korban telah diambil pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka,” ujar AKP. Saogi.

Marzuki, salah seorang anggota keluarga Korban, menceritakan, kondisi Jasad korban masih mengeluarkan darah segar, dan dijasad korban terdapat luka memar, lecet dan luka parah pada bagian mata.” Darahnya masih segar, dan ada luka parah di bagian mata,” cerintanya.

Setelah sempat di semayamkan di rumah duka, Korban dimakamkan sekitar Pukul 17.00 wita di Pemakaman Umum Dusun Moje, Desa Jago.”Korban dimakamkan jam 5 sore di pemakanam umum Dusun Moje” tutur Marzuki.

Pihak keluarga korban mengucapkan banyak terima kasih atas perjuangan dan jerih payah personil Kepolisian Polsek Kuta bersama Tim SAR  dan warga sekitar, sehingga jasad korban berhasil ditemukan.” Atas nama keluarga, saya mengucapkan  terimakasih,” ucap Marzuki.

Sebelum tewas  ditelan ombak Pantai Are Guling, pada hari Jum’at (9/2/2018) sore  korban yang sehari – hari bekerja sebagai buruh tani itu, berangkat ke Pantai Are Guling bersama Pajar dan Udin yang tidak lain merupana Misan dan keponakannya untuk memancing ikan.

Setibanya di Pantai Are Guling, pada malam harinya, Korban bersama Misan dan keponakannya itu memancing ikan di Bukit Pengempus, Pantai Are Guling.

Setelah sempat memancing ikan, korban bersama dua orang anggota keluarganya itu beristirahat diatas Bukit Pengempus, dan pada saat korban sedang tertidur lelap, sekitar Pukul 05.00 wita, ombak besar datang menerjang dan menyeret korban kedasar laut Pantai Are Guling. (slNews.com – rul).

No Responses

Tinggalkan Balasan