Gempa 7, 5 SR Guncang SMAN 1 Praya Tengah, Ratusan Siswa Terkapar

Gempa 7, 5 SR Guncang SMAN 1 Praya Tengah, Ratusan Siswa Terkapar

Teatrikal Siswa SMA Negeri 1 Praya Tengah pada acara Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2017, Rabu, (26/4/2017)”

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com | Gempa bumi berkekuatan 7,5 Skala Richter (SR) mengguncang Bangunan SMA Negeri 1 Praya Tengah, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, Rabu, (26/4/2017) sekitar Pukul 10.00 Wita.

Ratusan siswa SMA Negeri 1 Praya Tengah, yang saat itu berada di dalam ruang kelas, berhamburan keluar dari dalam ruang kelas menuju Lapangan Sekolah untuk menyelamatkan diri dari reruntuhan bangunan Sekolah yang ambruk di Guncang Gempa Bumi.

Selain amruknya bangunan Sekolah, Kobaran api muncul di salah satu bangunan sekolah, akibat Kencangnya Guncangan Gempa Gumi Tersebut.

Akibat Guncangan Gempa Bumi 7,5 SR itu, puluhan, bahkan Ratusan lebih siswa SMA Negeri 1 Praya Tengah, mengalami luka berat dan ringan akibat tertimpa material bangunan sekolah yang roboh, dan terluka pada saat hendak menyelematkan diri.

Selain korban luka – luka, Gempa Bumi berkekuatan 7,5 SR itu juga mengakibatkan Puluhan  Siswa SMA Negeri 1 Praya Tengah meninggal Dunia.

Berkat kesiap siagaan siswa SMA Negeri 1 Praya Tengah yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) SMA Negeri 1Praya Tengah, mampu mengatasi musibah bencana Gempa Bumi tersebut.

Dengan sigapnya, TRC SMA Negeri 1 Praya Tengah, langsung melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan kepada korban yang mengalami luka – luka.

Tidak butuh waktu lama, kurang dari lima menit, TRC SMA Negeri 1 Praya Tengah mampu mendirikan dan menyaipakn tenda darurat dan tandu, untuk mengevakuasi korban luka – luka maupun korban meninggal Dunia.

Tidak hannya melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan kepada korban, TRC SMA Negeri 1 Praya Tengah juga langsung melakukan pensiyiran dan menghitung berapa jumlah korban yang mengalami luka berat, ringan dan korban meninggal dunia.

Bagi korban yang mengalami luka berat, langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat menggunakan Mobil  Ambulance.

Tidak lama pasca di Guncang Gempa Bumi berkekuatan 7,5 SR itu, Tim Pemadam Kebakaran BPBD Lombok Tengah, tiba di SMA Negeri 1 Praya Tengah dan langsung memadamkan dan mencegah kobaran api meluas ke bangunan sekitar maupun ke permukiman warga sekitar sekolah.

Peristiwa Bencana Gempa Bumi berkekuatan 7,5 SR itu bukanlah peristiwa yang sebenarnya, melainkan kegiatan atau Simulasi Pencanangan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2017, yang jatuh pada Hari Kamis, 26 April 2017.
Kegiatan latihan evakuasi mandiri itu merupakan kerjasama antara BPBD Lombok Tengah dengan SMA Negeri 1 Praya Tengah.

Jumlah siswa SMA Negeri 1 Praya Tengah yang dilibatkan dalam kegiatan Simulasi evakuasi mandiri Kesiapsiagaan Bencana Nasional itu sebanyak 550 orang Siswa.

Pihak SMA Negeri 1 Praya Tengah mengaku, siswa yang terlibat dalam kegiatan simulasi evakuasi mandiri itu hannya membutuhkan waktu selama 4 hari untuk berlatih Simulasi Evakuasi Mandiri.” Siswa kami sudah terbiasa membawa dan mengisi acara Teatrikal dengan jumlah peserta yang banyak. Jadi kami tidak butuh waktu lama untuk menyiapkan acara Simulasi Bencana ini,” ungkap Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Praya Tengah Lalu Subhanudin, S.Pd.

Subhan mengaku, konsep Simulasi Evakuasi Mandiri itu datang dari BPBD Lombok Tengah, selanjutnya  pihak sekolah  meneruskannya dengan mempersiapkan skenario, naskah dan latihan simulai evakuasi mandiri.” Konsepnya  dari BPBD, dan kami tindak lanjuti dengan melakukan persiapan Naskah dan latihan Simulasi sesuai dengan isi Naskah.  Melalui Teatrikal ini pesan yang ingin kita sampaikan kepada masyarakat bisa langsung mengenak, dari pada melalui kegiatan – kegiatan sosialisasi,” ucapnya.

Di NTB, hannya dua kabupaten yang ditunjuk untuk melaksanakan Simulasi HKBN 2017, yakni Lombok Tengah dan Lombok Timur.

Ditunjuknya SMA Negeri 1 Praya Tengah, sebagai lokasi pelaksanakan Simulasi HKBN 2017, dikarenakan SMA Negeri 1 Praya Tengah merupakan salah satu sekolah se Lombok Tengah yang menjadi binaan BPBD Lombok Tengah. dan dilihat dari faktor lingkungan sekolah, karena Lingkungan sekitar SMA Negeri 1 Praya Tengah tergolong Lingkungan yang memiliki pergerakan Ekonomi Cepat Tumbuh.” Lingkungan sekitar SMA Negeri 1 Praya Tengah, masuk kedalam pergerakan ekonomi cepat tumbuh, dan kedepan  akan ada pembinaan kepada mereka (siswa), termasuk kepada sekolah yang ada di 12 Kecamatan se – Lombok Tengah. dan kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, di NTB hannya dua Kabupaten yang ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan Simulasi ini, yakni Lombok Tengah dan Lombok Timur,” ujar Plt. Kepala BPBD Lombok Tengah Hairil Ishak. (slnews.com – rul)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan